Penerima Bansos Terindikasi Judol Bisa Gagal Dapat Bantuan, Ini Solusinya!

Penerima Bansos Terindikasi Judol Bisa Gagal Dapat Bantuan, Ini Solusinya!

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Jumat, 25 Sep 2026 08:00 WIB
Ilustrasi Cek Bansos Kemensos
Ilustrasi cek bansos terindikasi judol atau tidak. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi judi online (judol) menjadi perhatian khusus pemerintah. Hal itu bisa membuat penerima batal menerima bantuan. Lantas, apa yang harus dilakukan bila penerima bansos terindikasi judol?

Pemerintah menetapkan pengetatan kriteria penerima bantuan sosial berdasarkan pemetaan tingkat kesejahteraan ekonomi atau desil masyarakat. Penyesuaian aturan ini bertujuan agar alokasi anggaran bansos dapat difokuskan kepada kelompok masyarakat yang tergolong paling membutuhkan:

  • Program Keluarga Harapan (PKH): Khusus KPM terdata pada Desil 1-4.
  • Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako): Khusus KPM terdata pada Desil 1-4.
  • PBI-JKN (Jaminan Kesehatan): Diperuntukkan bagi masyarakat Desil 1-5 atau berdasarkan hasil asesmen khusus.
  • ATENSI dan Bansos Kemensos Lainnya: Diperuntukkan bagi masyarakat Desil 1-5 atau berdasarkan hasil asesmen kriteria khusus.

Kasus Penerima Bansos Terindikasi Judol

Salah satu kasus yang menjadi perhatian pemerintah yakni di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Tercatat sebanyak 3.152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpotensi dicoret dari kepesertaan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) berdasarkan penelusuran transaksi oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah menangguhkan atau menonaktifkan penyaluran bansos bagi KPM yang NIK atau rekeningnya terindikasi terlibat transaksi judol. Langkah yang mesti dilakukan yakni menggunakan hak sanggah dengan melakukan pengajuan.

Cara Penerima Bansos 2026

Masyarakat dapat mengecek lewat situs resminya. Adapun panduan lengkap untuk cek desil penerima bansos sebagai berikut:

Untuk memastikannya sebagai penerima bansos, cek apakah salah satu bansos statusnya tertulis "YA". Jika penerima bantuan BPJS PBI, akan ada keterangan periode yang berlaku.

Cara Cek Bansos via Aplikasi

Pengecekan menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos dilakukan secara online dengan cara mengunduh di Play Store atau App Store. Setelah aplikasi terunduh, detikers bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos
  • Masuk ke menu "Cek Bansos"
  • Masukkan nomor NIK 16 digit dengan benar
  • Klik "Cari Data"

Secara otomatis akan muncul data yang dicek dengan keterangan desil dan status penerima bansos atau bukan. Cek pada bagian bansos BPNT, apabila tertulis "Ya" maka nomor NIK tersebut berhak mendapatkan bansos. Jika "Tidak" berarti bukan penerima bansos.

Solusi Jika Terindikasi Judol

Bagi warga penerima bansos yang merasa tidak pernah bermain judi online tetapi kepesertaannya terblokir akibat terindikasi judol, proses sanggahan dapat dilakukan melalui mekanisme administrasi di tingkat desa atau kelurahan:

1. Datangi Kantor Desa/Kelurahan: Temui operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) di kantor desa atau kelurahan setempat.

2. Pengajuan Menu Sanggah Judol: Operator desa akan membukakan menu khusus sanggah bansos dengan kategori tuduhan judi online.

3. Unggah Dokumen Pendukung:

  • Melampirkan surat pernyataan/berita acara klarifikasi yang telah divalidasi oleh perangkat desa setempat.
  • Melampirkan foto kondisi rumah terbaru yang terverifikasi dalam sistem profil DTSEN.
  • Verifikasi Ulang: Setelah berkas disubmit oleh operator, verifikator Dinas Sosial akan meninjau ulang kelayakan KPM tersebut untuk dipulihkan status penerimaan bansosnya.

Jadwal Pencairan Bansos Kemensos 2026

Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bansos sehingga penerima harus mengecek secara berkala. Adapun jadwal lengkap pencairan bansos BPNT 2026:

  • Tahap 1: Januari, Februari, Maret
  • Tahap 2: April, Mei, Juni
  • Tahap 3: Juli, September, September
  • Tahap 4: Oktober, November, Desember

Nominal Bansos 2026

Setiap bansos mempunyai nominal yang berbeda-beda, tergantung pada kategori dan ketentuan yang sudah ditetapkan. Adapun masing-masing jumlah bantuan PKH, BPNT, hingga BLT sebagai berikut.

1. Nominal Bansos PKH

Nominal bansos yang akan diterima setiap pencairan berbeda-beda. Terdapat delapan kategori penerima bansos PKH dengan besaran dana sesuai kebutuhan masing-masing. Berikut ini rincian nominal bantuan PKH:

  • Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
  • Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
  • Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
  • Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
  • Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
  • Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)
  • Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)

2. Nominal Bansos BPNT

Besaran dana BPNT diberikan secara merata kepada seluruh KPM tanpa pembagian kategori:

  • Nominal per Bulan: Rp 200.000/bulan
  • Nominal Pencairan Tahap 3 (Triwulan): Rp 600.000/tahap (Alokasi Juli, September, September)

Dana BPNT langsung ditransfer ke rekening KKS penerima dan dapat dicairkan dalam bentuk uang tunai melalui ATM bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau Agen Bank terdekat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Kapolri Ungkap Penyebab Bansos Belum Merata di NTT"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads