Pria di Palembang Nyaris Tewas Usai Nekat Meloncat dari Jembatan Ampera

Sumatera Selatan

Pria di Palembang Nyaris Tewas Usai Nekat Meloncat dari Jembatan Ampera

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Selasa, 22 Sep 2026 19:00 WIB
Foto udara sejumlah kendaraan melintas di atas Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (2/9/2026). Kementerian Kebudayaan menetapkan Jembatan Ampera Palembang yang dibangun pada tahun 1962 sepanjang 1.117 meter, lebar 22 meter itu sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional sebagai upaya pemerintah untuk memperkuat pelindungan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai penting bagi sejarah ilmu pengetahuan pendidikan, agama, dan kebudayaan bangsa. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/nym.
Foto: Jembatan Ampera Palembang (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Palembang -

Pria berinisial DR (48) melakukan percobaan bunuh diri dengan terjun dari Jembatan Ampera ke Sungai Musi Palembang, Sumatera Selatan. Namun korban berhasil diselamatkan warga.

Kanit Gakkum Satpolairud Polrestabes Palembang AKP Kamil Al Rasyid mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui terjun dari Jembatan Ampera ke perairan Sungai Musi, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I.

"Benar, ada warga yang melakukan percobaan bunuh diri dengan cara terjun dari Jembatan Ampera. Korban berhasil diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan di RS AK Gani Palembang," kata Kamil, Selasa (22/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kamil mengatakan kejadian itu pertama kali diketahui setelah Unit Patroli Airud dan Unit Gakkum mendapat informasi dari warga. Petugas yang datang ke lokasi menemukan sebuah handphone Redmi dan sepasang sandal jepit warna hitam di atas Jembatan Ampera.

ADVERTISEMENT

Dari keterangan saksi Sulaiman Kayca (43), saat itu dirinya sedang melintas di Jembatan Ampera menggunakan motor. Ketika berada di sekitar bagian tengah jembatan, dia melihat seorang pria berdiri di pinggir jembatan.

"Saksi melihat korban dari jarak sekitar 20 meter. Korban kemudian meletakkan handphone dan sandalnya sebelum akhirnya terjun ke Sungai Musi," jelasnya.

Petugas kemudian melakukan pencarian informasi di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui korban berhasil diselamatkan oleh warga yang sedang melintas menggunakan perahu di Sungai Musi.

Petugas selanjutnya mendatangi RS AK Gani untuk meminta keterangan korban. Kepada polisi, Dedy mengakui dirinya memang sengaja terjun dari Jembatan Ampera.

"Keterangan korban, dia mengalami depresi karena persoalan rumah tangga," ujar Kamil.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS AK Gani Palembang. Polisi juga telah mengamankan barang-barang milik korban yang ditemukan di atas Jembatan Ampera.

"Kondisi korban selamat," katanya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads