Selain salat, umat Islam senantiasa bisa selalu mengamalkan kebaikan, seperti berzikir dan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, setiap kalimat yang keluar saat memuji Rasulullah dapat bernilai pahala dan mendatangkan keselamatan.
Sholawat terbagi menjadi dua golongan, yaitu Sholawat Ma'tsuroh yang dibuat langsung oleh Rasulullah SAW sendiri dan Sholawat Ghoiro Ma'tsuroh yang dibuat oleh para ulama dan orang-orang saleh yang ilmu dan ketakwaannya tidak diragukan lagi.
Berikut detikSumbagsel rangkum, kumpulan sholawat Nabi lengkap dengan makna dan artinya. Yuk disimak!
Apa Itu Sholawat?
Mengutip melalui buku Mukjizat Sholawat karya Habib Abdullah Assegaf LC MA dan Hj Indritya R Dani, sholawat berasal dari kata sholat yang berarti meminta rahmat dan keselamatan yang ditujukan untuk melakukan penghormatan kepada Rasulullah SAW. Bagi siapa yang membaca sholawat kepada Nabi, Allah SWT akan memerintahkan malaikat untuk mendoakan orang-orang yang memanjatkan sholawat, sesuai dengan Al-Quran surah Al-Ahzab ayat: 56 yang berbunyi:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Menurut Laman resmi Nahdlatul Ulama, di antara bukti keagungan beliau ialah bahwa sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Salawat dari Allah berarti memberi rahmat, dan dari malaikat berarti memohonkan ampunan. Karena itu, wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Selain itu, diceritakan Rasulullah datang pada suatu hari dan terlihat tanda-tanda kegembiraan di wajahnya. Lalu para sahabat bertanya, "Kami telah melihat tanda-tanda kegembiraan di wajahmu." Nabi menjawab, "Memang, Jibril telah datang kepadaku dan berkata, 'Wahai Muhammad sesungguhnya Tuhanmu telah menyampaikan salam kepadamu dan berfirman, 'Tidakkah kamu merasa puas bahwa tidak ada seorang pun dari umatmu yang membaca salawat untukmu melainkan Aku membalasnya dengan sepuluh kali lipat. Dan tidak seorang pun yang menyampaikan salam kepadamu dari umatmu melainkan Aku membalas dengan salam sepuluh kali lipat'."
Kumpulan Sholawat Yang Bisa Dibaca
Melansir melalui laman resmi Nahdlatul Ulama, berikut beberapa sholawat yang bisa dipanjatkan di mana saja.
1. Sholawat Adhimiyah
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ بِنُوْرِ وَجْهِ اللهِ الْعَظِيْمِ الَّذِيْ مَلَاءَ أَرْكَانِ عَرْشِ اللهِ الْعَظِيْمِ وَقَامَتْ بِهِ عَوَالِمُ الْعَظِيْمِ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ ذِي الْقَدْرِ الْعَظِيْمِ بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِ اللهِ الْعَظِيْمِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا فِيْ عِلْمِ اللهِ الْعَظِيْمِ صَلَاةً دَائِمَةً بِدَوَامِ اللهِ الْعَظِيْمِ تَعْظِيْمًا لِحَقِّكَ يَامَوْلَانَا يَامُحَمَّدُ يَاذَا الْخُلُقِ الْعَظِيْمِ وَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَعَلَى اٰلِهِ مِثْلَ ذٰلِكَ وَاجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُ كَمَا جَمَعْتَ بَيْنَ الرُّوْحِ وَالنَّفْسِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا يَقْظَةً وَمَنَامًا وَاجْعَلْهُ يَا رَبِّ رُوْحًا لِذَاتِي مِنْ جَمِيْعِ الْوُجُوْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ يَاعَظِيْمُ
Latin: Allâhumma innî as-'aluka binûri wajhillâhil 'adhîmi alladzî mala'a arkâna 'arsyillâhil 'adhîmi wa qâmat bihi 'awâlimul 'adhîmi an tushalliya 'alâ sayyidinâ wa mawlânâ muḫammadin dzil qadril 'adhîmi bi qadri 'adhamatillâhil 'adhîmi fî kulli lamḫatin wa nafasin 'adada mâ fî 'ilmillâhil 'adhîmi shâlâtan dâ'imatan bi dawâmillâhil 'adhîmi ta'dzîman li haqqika yâ maulânâ yâ muḫammadu yâ dzal khuluqil 'adhîmi wa sallim 'alaihi wa 'alâ âlihi mitsla dzâlika wajma' bainî wa bainahu kamâ jama'ta bainar rûḫi wan nafsi dhâhiran wa bâthinan yaqdhatan wa manâman ya rabba rûḫan li dzâtî min jamî'il wujûhi fiddun'yâ wal âkhirati yâ 'adhîm.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan cahaya Dzat Allah Yang Maha Agung, yang memenuhi tiang-tiang arasy Allah yang agung. Dengannya, berdirilah alam-alam (ciptaan) Allah Yang Maha Agung, agar shalawat tersampaikan atas pelindung kami, Muhammad saw, yang memiliki derajat yang agung, sebesar keagungan Dzat Allah Yang Maha Agung dalam setiap kedipan dan napas, sebanyak apa yang ada (tertulis) dalam ilmu Allah Yang Agung. (Alam-alam itu bershalawat) dengan shalawat yang abadi seiring keabadian Allah Yang Maha Agung, untuk mengagungkan kedudukanmu, wahai junjungan kami, wahai Muhammad, wahai yang memiliki akhlak yang agung. (Ya Allah) sampaikanlah salam kepada beliau serta keluarganya seperti yang demikian (disebut) itu. Kumpulkanlah aku dengannya sebagaimana Engkau kumpulkan antara ruh dan napas, secara lahir maupun batin, dalam keadaan terjaga maupun tidur. Jadikanlah dia, ya Allah, sebagai ruh bagi jiwaku, dari setiap arah di dunia dan di akhirat, wahai Dzat Yang Maha Agung.
2. Sholawat Asyghill
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَشْغِلِ الظَّالِمِيْنَ بِالظَّالِمِيْنَ وَأَخْرِجْنَا مِنْ بَيْنِهِمْ سَالِمِيْنَ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمِعِيْنَ
Latin: Allâhumma shalli 'alâ sayyidinâ Muḫammadin wa asyghilidh dhâlimîn(a) bidh dhâlimîn(a), wa akhrijnâ min bainihim sâlimîn(a) wa 'alâ âlihi washaḫbihi ajma'în(a)
Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Sibukkanlah orang-orang zalim dengan sesama orang-orang zalim. Selamatkanlah kami dari kejahatan mereka. Limpahkanlah pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau ﷺ secara keseluruhan.
3. Sholawat Bariyyah
اَللّٰهُمَّ يَا دَائِمَ الْفَضْلِ عَلَى الْبَرِيَّةِ، يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالْعَطِيَّةِ، يَا صَاحِبَ الْمَوَاهِبِ السَّنِيَّةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْوَرَى سَجِيَّةً، وَاغْفِرْ لَنَا يَا ذَا الْعُلَى فِيْ هٰذِهِ الْعَشِيَّةِ
Latin: Allâhumma yâ dâimal fadl-li 'alal bariyyah, yâ bâsithal yadaini bil 'athiyyah, yâ shâḫibal mawâhibis saniyyah, shalli 'alâ sayyidinâ muḫammadin khairil warâ sajiyyah, waghfir lanâ yâ dzal 'ulâ fî hâdzihil 'asyiyyah
Artinya: Ya Allah, wahai yang karunia-Nya selalu tercurah pada semesta alam. Wahai Yang Maha Pemurah dengan pemberian-pemberian. Wahai Pemberi segala anugerah. Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad ﷺ sebaik-baik makhluk dari sisi akhlak. Ampunilah dosa-dosa kami di malam ini, wahai Yang Maha Agung.
4. Sholawat Busyra
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ الْبُشْرَى صَلَاةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ مَشَايِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِنَا هٰذَا إِلَى يَوْمِ الْاٰخِرَةِ
Latin: Allâhumma shalli wa sallim 'alâ sayyidinâ muḫammadin shâḫibil busyrâ shalâtan tubasysyirunâ bihâ wa ahlanâ wa aulâdanâ wa jami'a masyâyikhinâ wa mu'allimîna wa thalabatanâ wa thâlibâtinâ min yauminâ hâdzâ ilâ yaumil akhirah
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada Baginda Nabi Muhammad sang pembawa kabar gembira dengan shalawat yang dapat memberikan kebahagiaan kepada kami, keluarga kami, anak-anak kami, guru-guru kami, para pengajar kami, serta murid-murid kami sejak hari ini hingga hari kiamat kelak.
5. Sholawat Farah
اَللّٰهُمَّ صَـلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ࣙالَّذِيْ مَلَأْتَ قَلْبَهُ مِنْ جَلَالِكَ، وَعَيْنَهُ مِنْ جَمَالِكَ ، فَأَصْبَحَ فَرَحًا مُؤَيَّدًا مَنْصُوْرًا، وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا
Latin: Allâhumma shalli 'alâ sayyidinâ muḫammadinil ladzî mala'ta qalbahû min jalâlika wa 'ainahû min jamâlika fa ashbaḫa farahan muayyadan manshûran, wa 'alâ âlihî wa shaḫbihî wa sallim taslîman katsiran
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan atas junjungan kami Nabi Muhammad, yang telah Engkau penuhi hatinya dengan keagungan-Mu, dan Engkau penuhi matanya dengan keindahan-Mu sehingga beliau menjadi bahagia, dikuatkan, dan dibantu. Limpahkan pula rahmat kepada keluarga dan para sahabat beliau. Berilah mereka semua keselamatan yang berlimpah.
Simak Video "Sholawat"
(dai/dai)