Tawuran Remaja di Bone, 10 Orang Diamankan-1 Dilarikan ke RS

Tawuran Remaja di Bone, 10 Orang Diamankan-1 Dilarikan ke RS

Agung Pramono - detikSulsel
Senin, 19 Okt 2026 10:16 WIB
Remaja tawuran di Bone diamankan.
Remaja tawuran di Bone diamankan. Foto: (dok. istimewa)
Bone -

Dua kelompok remaja terlibat aksi saling serang di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi telah mengamankan 10 remaja dalam insiden tersebut dan satu orang dilarikan ke rumah sakit (RS).

"Betul, kami amankan 10 orang remaja saat tawuran antar kelompok kemarin malam. Ada satu pemuda berinisial TM (25) yang mengalami luka-luka dan telah kami bawa ke rumah sakit," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan kepada detikSulsel, Senin (19/10/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Minggu (18/10) sekitar pukul 01.30 Wita. Para remaja yang diamankan masing-masing berinisial AF (16), MAR (16), AA (15), F (16), FR (15), MHR (16), MR (15), WA (17), FJ (16), dan MR (12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ananda mengatakan, awalnya sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang datang menggunakan sepeda motor ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi mereka diduga melakukan penyerangan terhadap kelompok di Bajoe.

"Situasi kemudian memanas setelah kelompok pemuda setempat melakukan perlawanan dengan melempar batu hingga terjadi aksi saling serang. Kami menerima laporan tersebut langsung tim gabungan Polres Bone mendatangi lokasi untuk membubarkan kelompok yang terlibat dan mengendalikan situasi," katanya.

ADVERTISEMENT

Ananda menerangkan, dalam penyisiran di lokasi, petugas mengamankan 10 remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan. Polisi juga menemukan dua buah busur dan mengamankan dua unit sepeda motor.

"Kami masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kronologi lengkap serta peran masing-masing pihak yang terlibat. Sebagian besar yang diamankan di antaranya masih berstatus pelajar," sebutnya.

Dia menegaskan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan latar belakang kejadian. Termasuk mengungkap pemicu penyerangan dan peran setiap pihak dalam aksi saling serang tersebut.

"Pemeriksaan lebih lanjut juga diperlukan untuk mengetahui rangkaian kejadian yang menyebabkan aksi saling serang hingga mengakibatkan seorang pemuda mengalami luka-luka. Polres Bone mengimbau masyarakat, khususnya kalangan pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik," jelasnya.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads