Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengimbau seluruh masyarakat serta pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap kebakaran. Dia menegaskan kondisi cuaca saat ini semakin kering dan meningkatnya potensi bahaya kebakaran.
"Kondisi cuaca yang kering membuat kita semua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, baik di pemukiman maupun di lahan dan kawasan hutan," ujar Andi Asman dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Andi Asman meminta masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik rumah serta segera mengganti kabel yang rusak atau tidak sesuai standar. Selain itu, masyarakat diminta memastikan kompor, regulator gas, serta berbagai alat pemanas benar-benar dalam kondisi aman dan telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus mulai dari hal-hal sederhana di rumah. Pastikan instalasi listrik aman, kompor dan regulator gas diperiksa, serta jangan membebani satu stop kontak dengan terlalu banyak sambungan. Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas," sebutnya.
Kewaspadaan juga harus ditekankan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat dilarang membuka lahan perkebunan, pertanian maupun membersihkan pekarangan dengan cara membakar.
"Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan hindari pembakaran sampah terbuka, apalagi ketika angin kencang. Kita tidak ingin kelalaian kecil kemudian menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat," tegas Andi Asman.
Lebih lanjut Andi Asman meminta para camat, kepala desa dan lurah mengoptimalkan peran masyarakat dalam mencegah serta menangani potensi kebakaran di wilayah masing-masing. Pelibatan unsur masyarakat lainnya dinilai penting untuk memperkuat sosialisasi sekaligus melakukan patroli di wilayah yang rawan kebakaran.
"Saya meminta camat, kepala desa dan lurah untuk tidak pasif. Aktifkan kembali posko kesiapsiagaan, libatkan relawan dan tokoh masyarakat, serta lakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan," ungkapnya.
"Kalau menemukan titik api atau terjadi kebakaran, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar. Kita jaga Bone bersama-sama. Jangan sampai karena kelalaian, kebakaran menimbulkan korban jiwa, merusak rumah, lahan pertanian, maupun lingkungan. Keselamatan masyarakat adalah yang utama," sambung Andi Asman.
