Ortu Balita Tewas Ditabrak Oknum Polisi di Bone Diberi Santunan Rp 10 Juta

Ortu Balita Tewas Ditabrak Oknum Polisi di Bone Diberi Santunan Rp 10 Juta

Agung Pramono - detikSulsel
Jumat, 07 Agu 2026 12:50 WIB
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengunjungi keluarga balita yang tewas ditabrak oknum polisi.
Foto: Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengunjungi keluarga balita yang tewas ditabrak oknum polisi. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Bupati Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Asman Sulaiman mengunjungi rumah duka balita berinisial GN (4) yang tewas diduga ditabrak oknum polisi, Ipda MA (49). Andi Asman turut menyerahkan santunan sebesar Rp 10 juta kepada orang tua (ortu) korban.

Andi Asman mendatangi rumah duka di kawasan perempatan Jalan MT Haryono-Pinra, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 18.30 Wita. Dia langsung menemui ibu korban, Herniati yang tidak kuasa menahan tangis.

"Kita hari ini berduka. Kemarin terjadi kecelakaan yang menyebabkan balita usia empat tahun tertabrak mobil dari belakang. Saat itu kendaraan berada di lampu merah dan diperkirakan mobil tersebut mengalami rem blong," sebut Andi Asman kepada wartawan, Kamis (6/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Asman menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menimpa keluarga korban. Selain memberikan dukungan moril, dia juga menyerahkan uang kepada keluarga korban untuk membantu perekonomiannya.

"Atas nama Pemkab Bone memberikan santunan Rp 10 juta, selain itu kami tengah menyiapkan langkah untuk membantu perekonomian keluarga karena melihat kondisi keluarga yang memiliki banyak tanggungan," paparnya.

ADVERTISEMENT

"Keluarganya cukup banyak, hampir 10 orang bersama ibu dan neneknya, karena itu kami merencanakan memberikan bantuan, termasuk merekrut salah satu anggota keluarga melalui kategori keluarga kurang mampu," jelas Andi Asman.

Andi Asman mengatakan peristiwa itu sebagai sebuah musibah. Dia menyempatkan memeluk ibu korban dengan maksud menenangkan agar tabah menerima cobaan.

"Ini murni kecelakaan, tidak ada yang meminta ini terjadi. Kami datang menyampaikan belasungkawa, semoga keluarga diberikan kekuatan, diberikan semangat kembali, dan putrinya mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT," paparnya.

Diketahui, balita ditabrak di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani-Jalan Besse Kajuara, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (5/8) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban sempat dirawat di rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

Saat kejadian, sepeda motor yang dikendarai pria berinisial MS membonceng dua penumpang yakni perempuan inisial HN (45) dan balita GN. Mobil yang dikendarai Ipda MA diduga mengalami rem blong dan menabrak korban hingga terseret di jalan.

"Mobil itu tidak menerobos lampu merah. Memang remnya (diduga) blong, dan pada saat ditabrak pengendara motor itu terseret hingga dilewati lampu merah," kata Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra kepada detikSulsel, Kamis (6/8).

Riyanda menegaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Propam Polres Bone mengusut kecelakaan maut ini. Dia memastikan proses penyelidikan berjalan secara profesional.

"Karena salah satu pihak yang terlibat merupakan anggota Polri, Satlantas Polres Bone juga berkoordinasi dengan Propam Polres Bone untuk penanganan sesuai prosedur," pungkasnya.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads