Pria berinisial SF di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga melakukan penganiayaan terhadap bocah berinisial MAA (8) di masjid. Pelaku menendang korban hingga kepalanya terbentur di tembok masjid.
Peristiwa itu terjadi di Masjid Jannatul Firdaus, BTN Bone Biru Permai, Jalan Andi Malla, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (5/8) kemarin sekitar pukul 15.30 Wita. Peristiwa itu terekam CCTV masjid.
Dari video beredar, pria tanpa mengenakan baju dan memakai celana hitam memasuki area masjid. Tak berselang lama, pria tersebut tampak menendang seorang anak laki-laki hingga terjatuh di pelataran masjid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak saya itu ke masjid untuk salat Asar dan mengaji, tapi tiba-tiba langsung datang itu orang dan ditendang mukanya tanpa bicara apa-apa," kata ibu korban, Ade Imma Syakira saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).
Setelah menendang korban, pria itu langsung keluar dan masuk lagi. Pria tersebut tampak mengejar seorang anak lagi yang berlari ke belakang masjid, kemudian mendatangi korban yang menangis kesakitan di pojok masjid.
"Itu orang menendang kepala anak saya di mukanya hingga terbentur ke tembok masjid. Kepalanya anak saya berdarah dan harus dijahit dengan dua jahitan," ujarnya.
Imma mengaku tidak mengenal dan tidak tahu pemicu pelaku menendang anaknya. Sebelum penganiayaan itu, Imma mengaku ada beberapa anak yang bermain di masjid dan ada yang melempar ke arah rumah seseorang.
"Anak-anak memang ada yang melempar-lempar, tapi bukan anakku yang melempar rumahnya. Anakku baru datang, simpan tas lalu duduk. Kami sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bone agar diproses sesuai hukum yang berlaku," jelasnya.
Kasus ini pun dilaporkan ibu korban ke Polres Bone. Imma mengaku tidak terima anaknya mengalami luka akibat perbuatan pelaku.
"Kami sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bone agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Anakku dijahit di kepalanya, sampai sekarang masih syok dan mengeluh sakit," imbuh Imma.
