Ketua DPRD Bone Andi Tenri Ogah Bicara Dugaan Kekerasan ke Staf

Ketua DPRD Bone Andi Tenri Ogah Bicara Dugaan Kekerasan ke Staf

Agung Pramono - detikSulsel
Kamis, 30 Jul 2026 17:37 WIB
Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong.
Foto: Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Walinonong ogah bicara panjang lebar usai dilaporkan ke polisi lantaran diduga menganiaya stafnya, Yuli Nofita Sari (29) di depan umum. Andi Tenri mengaku menunggu hasil pemeriksaan.

Pantauan detikSulsel di kantor DPRD Bone, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 17.40 Wita, Andi Tenri meninggalkan ruangan usai memimpin rapat. Andi Tenri baru keluar saat anggota DPRD lain meninggalkan ruangan lebih dulu.

Andi Tenri terlihat mengenakan baju warna biru dan jilbab abu-abu. Dia terlihat menuruni tangga saat didatangi awak media untuk dikonfirmasi terkait kasus yang menjeratnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tunggu saja hasil pemeriksaan. Doakan lancar," kata Andi Tenri sambil terus berjalan menjauhi awak media.

Awak media lain terdengar mengaku sudah menunggu sekitar 3 jam agar Andi Tenri bisa memberikan keterangan. Namun Andi Tenri ogah berkomentar lebih jauh.

ADVERTISEMENT

"No comment," kata Andi Tenri usai ditanya terkait kronologi dugaan kekerasan terhadap stafnya.

Andi Tenri langsung masuk ke dalam mobil dan diarahkan oleh stafnya. Dia pun meninggalkan kantor DPRD Bone.

Diketahui, Andi Tenri dilaporkan ke polisi usai diduga menganiaya stafnya di kantin DPRD Bone pada Rabu (22/7). Andi Tenri diduga melumuri kue dan dan menyiram air ke wajah stafnya di depan umum.

Yuli sebagai pelapor pun mengajukan 11 saksi ke Polres Bone agar bisa memberikan keterangan. Para saksi merupakan pejabat hingga staf yang menyaksikan kejadian itu di lokasi.

"Saksi dari pelapor sudah diajukan oleh pelapor, tapi gak ada yang mau datang. Tapi, insyaallah kami jadwalkan minggu depan," kata Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan kepada detikSulsel, Senin (27/7).

Alvin belum merinci alasan para saksi ogah memberikan keterangan. Dia menegaskan, penyidik tetap fokus mengumpulkan keterangan saksi termasuk menunggu hasil visum dari pelapor.

"Sementara baru saksi pelapor dan olah TKP (tempat kejadian perkara) langkah yang sudah kami lakukan. Sembari kita tunggu saksi lain dari pelapor," terangnya.

Polisi juga belum mengagendakan pemanggilan terhadap Andi Tenri untuk dimintai keterangan. Penyidik berdalih masih mendahulukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor.

"Tunggu keterangan saksi yang lain dulu, baru mengarah ke beliau (Andi Tenri) terlapor," imbuh Alvin.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads