4 Pemuda di Bone Konvoi Senjata Mainan Berpeluru Karet Sambil Live TikTok

4 Pemuda di Bone Konvoi Senjata Mainan Berpeluru Karet Sambil Live TikTok

Abadi Tamrin - detikSulsel
Minggu, 01 Mar 2026 18:01 WIB
Polisi mengamankan empat orang pemuda yang melakukan konvoi sambil membawa senjata mainan berpeluru karet di Bone.
Foto: Polisi mengamankan empat orang pemuda yang melakukan konvoi sambil membawa senjata mainan berpeluru karet di Bone. (Dok. Istimewa)
Bone -

Polisi mengamankan empat orang pemuda yang melakukan konvoi sambil membawa senjata mainan berpeluru karet di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aksi mereka sempat disiarkan langsung di TikTok dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Keempat pemuda itu diamankan pada Sabtu (28/2/2026) pukul 01.00 Wita. Keempat pemuda itu adalah RA (18), AMK (20), AS (22), dan KV (23).

"Petugas membawa keempat pemuda tersebut untuk diserahkan kepada petugas Piket SPKT Polres Bone guna pemrosesan lebih lanjut," ujar Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Bone Aipda Muhammad Rasyid dalam keterangannya, Minggu (1/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasyid menjelaskan, kejadian bermula dari laporan warga melalui aplikasi WhatsApp yang menyebutkan adanya sekelompok remaja yang berkeliling di jalan raya menggunakan sepeda motor sambil membawa pistol mainan dan menembakkan ke arah pengguna jalan lain. Dalam laporannya, warga mengungkapkan kekhawatiran bahwa aksi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Pelapor juga menyebutkan bahwa aksi para pemuda tersebut sedang disiarkan secara langsung melalui platform TikTok, sehingga memudahkan petugas untuk memantau pergerakan kelompok tersebut secara real time. Berdasarkan pemantauan siaran langsung itu, tim berhasil mengidentifikasi lokasi keberadaan para pemuda yang tengah berkumpul di kawasan Indomaret, Jalan Jenderal Sudirman, Bone.

ADVERTISEMENT

"Sesampainya di TKP, petugas melakukan pengecekan terhadap benda yang dibawa para pemuda tersebut dan memastikan bahwa benda yang sempat diduga senjata api itu merupakan senjata mainan," jelasnya.

Namun demikian, senjata mainan tersebut diketahui menggunakan peluru karet. Apabila digunakan secara sembarangan di jalan raya tetap berpotensi menimbulkan cedera dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Setelah diamankan, keempat pemuda tersebut mendapatkan pembinaan dari petugas agar tidak mengulangi perbuatan yang dapat meresahkan dan membahayakan masyarakat. Mengingat hingga saat ini tidak ada pihak yang secara resmi melaporkan kerugian akibat perbuatan mereka, keempat pemuda tersebut akhirnya dipulangkan.

"Meski demikian, data identitas keempat pemuda telah diambil dan dicatat oleh pihak kepolisian. Apabila di kemudian hari terdapat pihak yang merasa dirugikan dan mengajukan laporan resmi, keempat pemuda tersebut telah menyatakan sikap kooperatif dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Bone, AKP Muh Tahir menegaskan bahwa pihaknya akan terus responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Termasuk yang bersumber dari media sosial, demi menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah Bone.

"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat meresahkan orang lain di ruang publik, serta senantiasa menjaga kondusivitas dan ketertiban bersama," pungkasnya.



(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads