Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus mendorong pekerjaan Paket 2 program Multi Years Project (MYP) 2026. Hingga Juli 2026, sejumlah ruas di Kabupaten Gowa, Takalar, dan Jeneponto telah memasuki tahap lanjutan.
Dari laporan terbaru, pembangunan sejumlah ruas jalan dalam paket 2 MYP dalam tahap pengaspalan jalan, pemasangan marka jalan, pembangunan saluran drainase, hingga pembangunan struktur penahan tanah (talud). Selain peningkatan kualitas badan jalan, Paket 2 juga mencakup pembangunan infrastruktur penunjang untuk menjaga stabilitas jalan.
Di ruas Panciro-Batas Kota Makassar, pekerjaan telah memasuki tahap akhir dengan progres mencapai 98,46%. Pekerjaan meliputi pemasangan marka jalan, garis penyeberangan pejalan kaki (zebra cross), serta pembangunan pelat beton (plat deuker) pada bahu jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pada ruas Batas Kota Makassar-Bontoramba, pekerjaan pengaspalan lapis atas disertai pengecoran bahu jalan menggunakan beton terus berjalan dengan progres mencapai 67,69%.
Di ruas Palleko-Towata, pelapisan aspal lapis atas dan pemasangan marka jalan juga masih berlangsung dengan progres 27,89%. Adapun pemasangan marka jalan pada ruas Batas Kabupaten Gowa-Barombong-Batas Kabupaten Takalar telah mencapai progres 25,85%.
Pada ruas Batas Kabupaten Gowa-Galesong-Pattallassang, pembangunan talud batu di bahu jalan telah mencapai progres 10,14%. Sementara itu, pembangunan talud di ruas Batas Jeneponto-Rumbia-Jeneponto yang berfungsi sebagai dinding penahan tanah telah mencapai 4,53%.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel Muhammad Rosyadi mengatakan, pekerjaan di Paket 2 terus berjalan sesuai tahapan. Proses pengawasan juga dilakukan secara berkala agar kualitas konstruksi tetap terjaga.
"Kami terus melakukan pengendalian di lapangan agar pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat mutu, dan dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan," ujar Muhammad Rosyadi dalam keterangannya, Jumat (16/7/2026).
Diketahui, program MYP yang didanai melalui APBD Sulsel senilai Rp 2,5 triliun ini. Program ini terbagi dalam enam paket pekerjaan jalan dengan target penanganan sekitar 1.400 kilometer pada sekitar 100 ruas jalan provinsi di 24 kabupaten/kota selama periode 2025-2027.
Melalui percepatan pelaksanaan program MYP, Gubernur Andi Sudirman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Hal ini juga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, serta memperlancar distribusi barang dan jasa sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
