Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menyebut PSM Makassar menang hoki usai timnya kalah. Ia mengungkapkan lawan mendapat keuntungan dari gol bunuh diri pemain Persebaya.
Duel antara PSM Vs Persebaya itu berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Kamis (22/10/2026). Skuad Juku Eja menaklukkan Bajul Ijo dengan skor 1-0 lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74.
Menurut Bernardo, Persebaya sebenarnya sempat memegang kendali permainan di babak kedua hingga mendapat peluang emas serta hadiah penalti. Sayangnya, berbagai upaya tersebut gagal dimaksimalkan hingga skor tidak berubah sampai peluit panjang.
"Selamat untuk PSM Makassar. Terkadang ada hari-hari seperti ini, artinya hari ini PSM Makassar lebih beruntung dari kami," ujar Bernardo usai laga.
Bernardo mengatakan skuad PSM sebenarnya tidak berhasil melepaskan satu pun tembakan mengarah ke gawang di babak kedua. Nahas bagi Persebaya, bola justru bersarang di gawang sendiri akibat kesalahan pemainnya.
"Tim lawan tidak mencetak gol, tidak menembak ke gawang. Yang menembak ke gawang adalah pemain kami yang membuat gol bunuh diri. Tapi ya begitulah," jelasnya.
Selain faktor keberuntungan lawan, Bernardo menyoroti padatnya jadwal pertandingan yang dialami timnya. Waktu istirahat yang singkat memaksa dirinya melakukan rotasi demi mencegah pemain mengalami cedera.
"Kami melakukan beberapa rotasi dalam tim untuk melindungi beberapa pemain yang memiliki menit bermain lebih banyak dan memberikan kesempatan kepada pemain lain," tuturnya.
Bernardo pun enggan meratapi kekalahan ini dan memilih langsung mengalihkan fokus ke laga selanjutnya. Ia bertekad memperbaiki kelemahan tim agar bisa merebut poin penuh di pertandingan mendatang.
"Kami kehilangan tiga poin dan tidak dapat mengubah apa pun dari pertandingan ini. Kami perlu memulihkan kondisi pemain dan meningkatkan beberapa hal untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Simak Video "Video Suasana Rumah Duka Pentolan Bonek Andie Peci di Madiun"
(ata/ata)