Dalih Tavares Usai Persebaya Kalah Menyakitkan dari PSM

Dalih Tavares Usai Persebaya Kalah Menyakitkan dari PSM

Aprilia Devi - detikJatim
Kamis, 22 Okt 2026 19:26 WIB
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Persebaya akhirnya menelan kekalahan pertama di Super League oleh PSM Makassar dengan skor 1-0. Pelaltih Bernardo Tavares buka uara dengan kekalahan timnya.

Laga PSM Makassar vs Persebaya digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Kamis (22/10/2026). Gol semata wayang tercipta karena bunuh diri Yuran Fernandes menit 74.

Di penghujung ekstra time, Persebaya sebenarnya mendapat peluang menyamakan melalui penalti setelah Risto Mitrevki dilanggar Agung Mannan di kotak penalti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wasit yang mengecek VAR kemudian menunjuk titik putih dan mengganjar Agung Mannan kartu merah. Sayangnya eksekusi bola Alex Martin di sisi kanan kiper M Ardiansyah mampu ditepis.

ADVERTISEMENT

Namun wasit memutuskan mengulang penalti karena kaki Ardiansyah dinilai meninggalkan garis gawang. Alex Martin kembali mengeksekusi bola di sisi kanan, lagi-lagi bola ditepis Ardiansyah. Skor 1-0 tak berubah dan bertahan hingga akhir pertandingan.

Meski kalah menyakitkan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengaku timnya memang tidak bermain dengan baik, terutama di babak pertama. Karena hal ini, dirinya melakukan sejumlah rotasi pemain dalam pertandingan tersebut.

"Seperti yang Anda tahu PSM bermain tanggal 16 (Oktober) dan juga Persija bermain tanggal 18 dan kita perlu perjalanan jauh untuk ke sini. Sehingga saya tadi melakukan beberapa rotasi untuk memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mendapatkan hasil yang terbaik," kata Tavares.

"Di babak pertama, kita tidak bermain begitu bagus. Ada sedikit kesalahan dari Risto, tergelincir dan Reza melakukan penyelamatan sehingga corner. Hanya itu, babak pertama tidak begitu bagus," tuturnya.

Memasuki babak kedua, Ia menilai Persebaya mampu menciptakan lebih banyak peluang. Namun, peluang-peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi gol.

"Di babak kedua, menurut saya lebih banyak peluang. Tim lawan tidak mencetak gol. Itu karena tadi ada gol bunuh diri dari Yuran. Peluang-peluang penalti juga ada tapi kita tidak mencetak gol," jelasnya.

Kekalahan tersebut menjadi evaluasi bagi Persebaya untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia meminta para pemain memulihkan kondisi sekaligus memperbaiki kesalahan sebelum menjamu Madura United pada 26 Oktober 2026 mendatang.

"Selanjutnya kami harus recover dan memperbaiki apa kesalahan dari pertandingan pada sore hari ini. Kami harus lebih baik lagi di laga home berikutnya menghadapi Madura United," tegasnya.

Senada dengan Tavares, pemain Persebaya Francisco Rivera mengaku kecewa karena timnya gagal meraih tiga poin. Ia juga menilai penampilan tim pada babak pertama belum maksimal, sedangkan peluang pada babak kedua belum mampu menghasilkan gol.

"Kita kecewa karena kita tidak bisa ambil 3 poin. Di babak pertama seperti coach bilang, kita tidak bisa main bagus. Tapi di babak kedua, kita punya banyak kesempatan dan tidak bisa cetak gol. Dan kita akan kerja keras untuk pertandingan depan," kata Rivera.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads