Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes telah menjalani recovery di Amsterdam usai cedera. Bek Sassuolo itu disebut akan segera bergabung bersama klubnya dan berpeluang kembali gabung Skuad Garuda untuk FIFA Matchday mendatang.
Dilansir dari detikSport, kabar Jay Idzes pulih terungkap dalam akun Instagram @fysiomed.amsterdam. Idzes diperlihatkan tengah melatih fisiknya kembali dari mulai melakukan drill hingga menempa dirinya di gym.
"Dalam beberapa pekan terakhir, Jay Idzes melatih pemulihannya di @fysiomed.amsterdam. Minggu ini, dia akan kembali ke @sassuolocalcio! Semoga beruntung, Jay!" tulis akun @fysiomed.amsterdam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jay Idzes sebelumnya mengalami cedera otot sejak bulan lalu saat Sassuolo mengalahkan Juventus di Mapei Stadium. Setelahnya, Idzes absen di tiga pertandingan Sassuolo.
Kapten Timnas Indonesia itu juga melewatkan pertandingan membela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen yang berakhir juara bagi tim Merah Putih.
Timnas Indonesia Ditunggu FIFA Matchday
Untuk diketahui, kabar pulihnya Jay Idzes menjadi kabar baik buat Timnas Indonesia. Bulan depan Timnas Indonesia sudah ditunggu agenda FIFA Matchday dengan tur ke Asia Barat.
Sesuai dengan rilis FIFA, jeda internasional periode November 2026 akan berlangsung pada tangga 9-17. Timnas Indonesia diagendakan akan melakoni dua laga uji coba.
Lawan pertama yang akan dihadapi Skuad Garuda adalah Yordania. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Internasional Amman, Yordania pada 13 November 2026.
Sebelum jeda internasional berakhir, tim asuhan John Herdman akan menghadapi satu laga uji coba lainnya. Rencananya lawan yang akan dihadapi berasal dari Asia Barat atau Timur Tengah.
"Yang pasti opsinya away karena memang dari coach John ingin mempersiapkan buat Piala Asia. Coach ingin main di Timur Tengah untuk mulai merasakan atmosfir, udara dan lain-lain, termasuk logistik hingga kelelahan saat melakoni away," kata Ketum PSSI ErickThohir kepada wartawan.
Erick Thohir menambahkan pihaknya juga saat ini terus menjalin komunikasi dengan Yordania dan negara Timur Tengah lainnya. Jika isu keamanan masih mengintai, laga melawan Yordania dan negara Timur Tengah lainnya akan disepakati untuk dibatalkan.
"Keamanan untuk para pelatih dan pemain kita prioritas. Ke depan kami akan menghubungi negara-negara yang tadinya sudah bersepakat soal kondisi keamanannya seperti apa," ujar Erick Thohir.
