Timnas Indonesia di tangan kepelatihan John Herdman ditargetkan bisa menembus 100 besar ranking FIFA. PSSI akan memaksimalkan agenda FIFA Matchday untuk mengumpulkan poin sebagai modal menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030.
John Herdman kini membawa Timnas Indonesia menempati peringkat ke-116 dunia (update 7 Oktober 2026). Posisi Skuad Garuda naik dua tingkat setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Demi masuk ke 100 besar, Timnas Indonesia masih harus naik setidaknya 16 peringkat. Selisih poin Indonesia dengan tim peringkat 100 besar mencapai 52,38 angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Indonesia peringkat ke-116 mengantongi 1.166,50 poin. Sementara Tajikistan yang ada di posisi ke-100 mengumpulkan 1.218,88 poin.
"Untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA. Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat," kata Erick Thohir kepada wartawan dilansir dari detikSport.
"Dan kami akan mencoba 100 besar lebih dulu. Caranya adalah dengan memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin," ujarnya menambahkan.
FIFA Matchday dan Piala Asia 2027
Agenda terdekat, Timnas Indonesia sudah ditunggu agenda FIFA Matchday November 2026. Skuad Garuda akan melakoni laga away melawan Yordania pada 13 November.
PSSI masih mencari satu lawan lainnya. Namun karena situasi di Timur Tengah sedang memanas, ada potensi agenda itu akan dilakukan penyesuaian.
"Ada beberapa negosiasi, opsi, apakah Timur-Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi. Kan ini panas, kemarin ada serangan dan macam-macam, prihatin," kata Erick Thohir.
Jika agenda November berubah, PSSI perlu menyesuaikan rencana pertandingan agar persiapan Timnas Indonesia tetap berjalan. Target menembus 100 besar ranking FIFA menjadi pekerjaan yang harus dikejar melalui hasil pertandingan dan pengumpulan poin secara konsisten.
"Laga di bulan November mendatang adalah away, supaya tim kita terbiasa bermain baik itu home dan away. Pelatih John Herdman cukup berani dan kalau bisa menghadapi lawan yang lebih tinggi peringkatnya," tutur Erick Thohir.
Setelah FIFA Matchday, Timnas Indonesia juga akan menghadapi Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Hasil pertandingan berpengaruh terhadap perolehan poin ranking FIFA.
Sebelum memasuki agenda kualifikasi Piala Dunia 2030, Indonesia masih memiliki sejumlah kesempatan bertanding pada jeda internasional. Dalam materi yang disampaikan Ketum PSSI, FIFA Matchday pada November 2026 serta Maret dan Juni 2027 disebut sebagai periode yang akan dimaksimalkan.
"Kualifikasi Piala Dunia 2030 akan dimulai bulan September tahun depan. Jadi ranking itu sangat penting," paparnya.
