Timnas Indonesia vs Malaysia bakal duel di FIFA ASEAN Cup 2026. Berikut perbandingan nilai pasar kedua kesebelasan!
Pertandingan Indonesia vs Malaysia akan main di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026). Laga itu bakal kick off pukul 19.30 WIB atau 20.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik transfermarkt, mari bandingkan nilai pasar antara Timnas Indonesia dan Malaysia. Perbedaannya cukup mencolok!
Skuad Timnas Indonesia total punya nilai pasar 21,84 juta Euro. Itu setara Rp 379,53 miliar. Angka fantastis tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu tim termahal di panggung Asia Tenggara.
Sementara itu, total nilai pasar dari Skuad Malaysia hanya berada di kisaran 7,25 juta Euro. Nilai tersebut setara Rp 126 miliar.
Perbandingan angka tersebut menunjukkan nilai skuad Garuda unggul hingga tiga kali lipat dibanding Harimau Malaya. Tingginya nilai pasar Timnas Indonesia disokong penuh oleh kehadiran deretan pemain diaspora di kompetisi elite Eropa.
Pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garuda saat ini dipegang oleh Kevin Diks yang juga didapuk sebagai kapten tim. Bek Borussia Monchengladbach itu punya nilai pasar mencapai kisaran 5 juta Euro atau setara Rp 86,91 miliar.
Selain Kevin Diks, kiper Rayo Vallecano, Emil Audero juga mencatatkan angka yang terbilang fantastis. Bintang baru di bawah mistar gawang Timnas Indonesia ini menjadi salah satu pemain termahal di panggung sepak bola Asia Tenggara yakni 2,80 juta Euro atau setara Rp 48,67 miliar.
Keberadaan nama besar seperti Maarten Paes di AFC Ajax dan Calvin Verdonk di LOSC Lille makin mempertegas dominasi finansial Indonesia. Kehadiran mereka memberi kedalaman skuad yang mewah bagi pelatih John Herdman.
Di kubu lawan, predikat pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Timnas Malaysia dipegang oleh Dion Cools. Bek Cerezo Osaka tersebut memiliki nilai pasar sekitar 700 ribu Euro atau berkisar di angka Rp 12,17 miliar.
Pemain dengan nilai pasar termahal juga disandang winger kanan Malaysia, Arif Aiman. Pemain asal klub Johor Darul Takzim itu memiliki nilai pasar 700 ribu Euro atau setara Rp 12,17 miliar.
