Fans PSM Makassar mengaku sangat bahagia setelah larangan suporter bertandang (away) resmi dicabut jelang Super League 2026/2027. Kebijakan baru itu dinilai mengakhiri aturan pembatasan ketat yang telah berlaku sejak Tragedi Kanjuruhan 2022.
Ketua Laskar Ayam Jantan (LAJ) Zona Parepare, Muhammad Ishak menyambut antusias pencabutan regulasi pembatasan suporter tersebut. Dia menuturkan keputusan itu sudah dinantikan oleh seluruh pendukung klub di Indonesia.
"Alhamdulillah, ini menjadi angin segar para suporter sepak bola di seluruh Indonesia. Aturan yang diterapkan pada tahun 2022 akibat Tragedi Kanjuruhan Malang, sudah resmi dicabut," kata Muhammad Ishak kepada detikSulsel, Minggu (16/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ishak menilai pembatasan kehadiran penonton tamu yang berjalan dalam beberapa musim terakhir sejatinya mengekang dinamika tribune. Menurutnya, federasi tidak perlu menerapkan aturan yang terlalu membatasi ruang gerak suporter.
"Bagi kami para suporter PSM Makassar beranggapan persoalan suporter seharusnya tidak diatur terlalu kaku oleh federasi," ujar Ishak.
Lebih lanjut, Ishak mengatakan aturan melarang kedatangan suporter tim tamu bahkan tidak pernah tercantum secara tertulis dalam regulasi resmi induk organisasi sepak bola dunia. Oleh karena itu, langkah pencabutan aturan oleh federasi dinilai sudah sangat tepat.
"Bahkan aturan tertulis oleh FIFA soal larangan away juga tidak ada, jadi memang harus dicabut," katanya.
Pencabutan aturan itu membuka kesempatan bagi kelompok suporter PSM Makassar untuk kembali mengawal tim kebanggaannya bertanding di luar kandang. Selain itu, keputusan tersebut juga menegaskan kesiapan mereka dalam menyambut kedatangan kelompok suporter tamu.
"Kami sangat berbahagia, akhirnya kami bisa kembali melakukan perjalanan tandang dan bisa menerima suporter tamu," ungkap Ishak.
Untuk memicu potensi sanksi, LAJ Zona Parepare akan mengutamakan koordinasi teknis bersama pihak terkait. Sinergi dengan panitia pelaksana pertandingan serta aparat kepolisian dinilai krusial demi menjamin ketertiban.
"Tinggal kami akan berkomunikasi dengan pihak panitia pelaksana dan keamanan, sehingga, keberlanjutan suporter away ini bisa terus terjaga," pungkas Ishak.
Untuk diketahui, operator kompetisi Super League 2025/2026, I.League memastikan aturan larangan suporter away sudah dicabut. Suporter tamu sudah bisa menghadiri laga tandang musim depan, namun tetap ada batasannya.
Dilansir dari detikSport, hal itu disampaikan oleh Direktur Utama I.League Ferry Paulus. Dia menyampaikan jika FIFA telah memberi restu untuk menyelenggarakan pertandingan dengan dihadiri suporter tim tamu.
"Kami sudah menyampaikan proposal dan purpose kami kepada FIFA, kemudian FIFA memberikan restu dengan catatan suporter klub juga harus mematuhi segala hal yang sudah kami sampaikan kepada seluruh klub," kata Ferry Paulus kepada wartawan.
