PSM Makassar masih berjuang keluar dari ancaman zona degradasi Super League. Juku Eja mempunyai misi melanjutkan tren positif.
Di Super League, PSM Makassar sukses memetik kemenangan di kandang. Pada laga terbaru, tim asuhan Ahmad Amiruddin menang 2-1 atas Bhayangkara FC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan itu membuat PSM perlahan menjauh dari zona degradasi. Kini PSM menempati posisi ke-13 dengan koleksi 34 poin.
Juku Eja unggul tujuh poin dari Persis Solo yang ada di zona merah. Namun dengan tiga laga sisa, jelas posisi PSM belum sepenuhnya aman.
"Yang pasti saya tekankan kepada para pemain bahwa tidak ada yang bisa menolong selain diri kita sendiri. Hasil dari pertandingan itu yang akan menolong kita," ucap Caretaker PSM, Ahmad Amiruddin pada sesi prematch konferensi pers, Jumat (8/5/2026).
Dua tim sudah dipastikan terdegradasi dari Super League, yakni PSBS Biak dan Semen Padang. Artinya tersisa satu tim lagi yang akan terdegradasi.
Saat ini, PSM terpaut tujuh poin dari Persis Solo yang ada di zona merah. Dengan tiga laga sisa, PSM hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan tetap bertahan di Super League musim depan.
"Jadi di tiga pertandingan ini anggap semua layaknya grand final, karena hanya dengan kemenangan kita bisa memastikan bahwa kita PSM Makassar masih berada di Super League untuk musim depan," tambahnya.
Di sisa tiga laga, PSM masih akan berhadapan dengan Arema FC, Persib Bandung dan Madura United. Laga terdekat, PSM akan menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (8/5) besok sore.
"Pertandingan besok (lawan Arema) kurang ideal menurut saya karena banyak pemain yang tidak bisa tampil di pertandingan akibat masih dalam proses pemulihan cedera. Tapi itu tidak menurunkan semangat kami karena hasil dari pertandingan besok akan sangat berpengaruh pada posisi kami di klasemen," pungkasnya.
(ata/asm)
