Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin mengaku heran dengan kontrasnya performa tim saat ini. Menurutnya, skuad Juku Eja tampak meyakinkan saat latihan, namun tampil payah ketika turun di pertandingan resmi.
PSM Makassar kalah 2-4 saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3) malam. PSM kebobolan 4 gol setelah sempat unggul 2 gol lebih dulu.
"Problem utama kami itu yang sedang kami pelajari sampai hari ini, kenapa performa kami ketika di latihan dengan di pertandingan jauh berbeda," ungkap Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin di sesi konferensi pers, Selasa (3/3/2026) dini hari.
Progres PSM Terkubur Kekalahan
Amiruddin menjelaskan, setiap sesi latihan berakhir, tim pelatih selalu melakukan analisa mendalam. Tim selalu yakin bisa tampil maksimal di pertandingan, namun realita di lapangan justru menjadi antiklimaks.
"Setiap kali kami berlatih, setelah berlatih kami analisa semuanya. Kami selalu merasa yakin di pertandingan kami akan tampil perform," katanya.
Pada laga terbaru, PSM sebenarnya menunjukkan kemajuan dengan mencetak dua gol. Sayangnya, pertahanan mereka justru rapuh dan kebobolan empat gol sekaligus.
"Kami sudah bersyukur karena ada progres bisa cetak dua gol. Tapi kami juga kebobolan empat. Di pertandingan sebelumnya kami tidak cetak gol, lawan cetak satu, tetap kalah. Yang kami butuhkan sekarang adalah poin," keluhnya.
Dia mengatakan kekecewaan besar yang dirasakan oleh para suporter merupakan hal wajar. Amiruddin menegaskan, tim PSM tidak sedang mencari pembelaan diri atas rentetan hasil minor itu.
"Silakan suporter mau menyalahkan kami, wajar. Kami terima karena kami memang kalah. Dalam sepak bola yang pertama adalah hasil," ujarnya.
Simak Video "Video: Suasana Kericuhan saat Suporter PSM Ngamuk Gegara Timnya Kalah"
(ata/hsr)