Bernardo Akui PSM Siap Tanding Meski Liga 1 Kembali Batal Bergulir 2 Desember

PSM Makassar

Bernardo Akui PSM Siap Tanding Meski Liga 1 Kembali Batal Bergulir 2 Desember

Ibnu Munsir - detikSulsel
Rabu, 30 Nov 2022 05:45 WIB
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi latihan PSM dalam persiapan menghadapi Tampines Rovers,
Foto: Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. (Dok. PSM Makassar)
Makassar -

Kompetisi Liga 1 2022/2023 yang direncanakan bergulir 2 Desember kembali ditunda usai tidak mendapat izin dari kepolisian. Sementara pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengaku, skuad Ramang sudah dalam kondisi siap tempur.

"Kita betul-betul siap atau tidak, nanti kompetisi akan memberi jawabannya. Namun dalam beberapa hal, kita sudah lebih baik namun masih ada yang kita terus tingkatkan," kata Bernardo di sela latihan PSM di Stadion Kalegowa, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (29/11/2022).

Sedianya PT LIB berencana menggulirkan kelanjutan Liga 1 dengan sistem bubble di Jawa Tengah dan Yogyakarta pada 2 Desember. Namun, PSSI, PT LIB, bersama Polri melakukan Rapat Koordinasi di Mabes Polri, Selasa (29/11) belum mendapat izin agar liga dilanjutkan.


Meski begitu, pelatih Bernardo tetap mempersiapkan timnya meski kompetisi tertinggi Indonesia ini kembali di undur. Ia menegaskan, saat ini dirinya hanya fokus untuk meningkatkan performa Wiljan Pluim dan kolega sembari menanti Liga resmi digulirkan.

"Apa yang kita bisa lakukan saat ini hanyalah bisa menyiapkan diri, menyiapkan tim sebaik-baiknya," paparnya.

Bernardo mengaku, meski belum ada kabar pasti soal Liga bergulir, ia terus mempersiapkan timnya. Apalagi melihat jarak dari laga terakhir Juku Eja terlampau jauh dengan wacana liga bergulir pada Desember.

"Tidak ada konfirmasi, tapi kita harus tetap siap meski terlalu jauh jarak antara pertandingan terakhir kita kalau liga akan di gelar kembali," sebut Bernardo.

"Kita hanya bisa latihan-latihan terus tanpa ada pertandingan pertandingan kompetitif tentu ini akan berbeda jalannya dengan latihan dengan pertandingan kompetitif," lanjutnya.

Sementara Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus mengaku belum mendapatkan izin dari kepolisian usai masih menelaah tahapan-tahapan penyelenggaraan sepakbola yang diatur di Perpol.

"Ada beberapa hal yang harus kami kerjakan dalam beberapa hari ke depan, utamanya adalah kepolisian bersama dengan PUPR dan Kemenkes akan melakukan verifikasi tentang beberapa tahapan mengenai Perpol 10 2022. Nah kemudian dari situ baru nanti akan ada kepastian kapan kick off, karena kami harus melalui tahapan-tahapan tadi," kata Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus dilansir dari detikSport, Selasa (29/11).

Dari rakor tersebut disepakati bahwa penerapan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 masih harus dimatangkan. Perpol Nomor 10 itu sendiri lahir sebagai jawaban dari evaluasi penyelenggaraan keamanan dan pengamanan sepakbola.

Perpol yang ditetapkan pada 28 Oktober itu berisi 35 pasal. Aturan baru memuat pra-kegiatan hingga pasca-kegiatan pertandingan sepakbola.

Ferry Paulus mengaku, dengan aturan polisi yang baru perihal persepakbolaan tanah air membuat, LIB masih akan melakukan verifikasi sesuai dengan peraturan tersebut.

"Apalagi verifikasi pertama di mana selama ini belum ada peraturan polisi yang baru, sehingga perlu ada teknis yang kami lakukan dalam kaitannya dengan beberapa hal yang harus dilakukan verifikasi," paparnya.

Adapun verifikasi yang dimaksud beberapa di antaranya, pengecekan kelayakan stadion yang akan menggelar Liga 1. Empat venue sudah ditunjuk untuk sistem bubble Liga 1 yakni Stadion Moch Soebroto, Stadion Jatidiri, Stadion Maguwoharjo, dan Stadion Sultan Agung.

Sebagaimana diketahui, Presiden RI Joko Widodo meminta semua stadion di Indonesia untuk diaudit pasca Tragedi Kanjuruhan awal Oktober lalu. Jokowi meminta semua stadion, khususnya yang digunakan di kompetisi harus memenuhi standar FIFA untuk kepastian keamanan dan kenyamanan laga sepakbola.

"Sebenarnya itu kami juga sudah melakukan beberapa terobosan ke pihak PUPR (audit stadion), kemudian ke pihak Kemenkes dan Polri terkait dengan tim kick off yang akan kita lakukan," tutupnya.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/sar)