Laga Tunda PSM Vs Barito Putera Digelar Setelah Format Bubble Liga 1 Beres

Laga Tunda PSM Vs Barito Putera Digelar Setelah Format Bubble Liga 1 Beres

Tim detikSport - detikSulsel
Selasa, 29 Nov 2022 17:56 WIB
PSM Makassar vs Barito Putera
Foto: dok. Liga Indonesia
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) fokus menyelesaikan putaran pertama Liga 1 2022/2023 dengan menggunakan sistem bubble. Direktur Utama (Dirut) PT LIB Ferry Paulus menegaskan untuk laga tunda, termasuk pertandingan PSM Makassar kontra Barito Putera baru berjalan setelah format bubble tuntas.

"Setelah bubble, ya bisa digelar dengan penonton. Kalau bubble tidak dengan penonton," kata Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus soal laga tunda Liga 1 yang dikutip dari detikSport, Selasa (29/11/2022).

Sejauh ini, Liga 1 telah memasuki pekan ke-11 setelah terhenti sementara waktu akibat Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban jiwa sebanyak 135 orang. Dari penundaan tersebut, terdapat tiga laga tunda yang belum dimainkan.


Laga-laga tersebut yakni Barito Putera Vs PSM Makassar pada pekan ke-6, Persib Bandung Vs Persija Jakarta dan PSIS Semarang Vs Bhayangkara FC pada pekan ke-11.

Mengenai hal itu, Ferry Paulus menegaskan tidak memungkinkan untuk 3 pertandingan dilaksanakan pada bulan Desember melihat putaran pertama sudah harus diselesaikan sebelum Piala AFF 2022 bergulir.

"Karena waktu terlalu rapat, enggak mungkin kan ada tiga pertandingan, kalau dimasukkan dijadwalkan itu, sampai di week 17 akan terganggu," paparnya.

Jika laga digelar di luar sistem bubble, Ferry Paulus mengindikasikan tiga laga tunda bisa digelar dengan penonton. Kebetulan lanjutan Liga 1 putaran kedua memang sudah akan digelar dengan penonton.

"Yang pasti bubble hanya untuk Desember putaran pertama, putaran kedua setelah bubble, sangat memungkinkan untuk dengan penonton, semua terganggu izin kepolisian," ujarnya menambahkan.

Selain itu, laga tunda juga akan digelar dengan format lama yakni home dan away. Hanya laga lanjutan Liga 1 putaran pertama saja yang digelar dengan sistem bubble alias sentralisasi.

"Bisa aja, kenapa nggak," tutur Ferry Paulus.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/sar)