Respons Pelatih PSM Bernardo Tavares soal Tragedi Kanjuruhan-Liga 1 Tak Jelas

PSM Makassar

Respons Pelatih PSM Bernardo Tavares soal Tragedi Kanjuruhan-Liga 1 Tak Jelas

Ibnu Munsir - detikSulsel
Rabu, 05 Okt 2022 19:29 WIB
PSM Makassar kembali memulai latihan di Stadion Kalegowa  pasca tragedi Kanjuruhan
Foto: Dok. PSM Makassar/Agung Dewantara
Gowa -

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares angkat bicara terkait Tragedi Kanjuruhan di Malang. Bernardo berharap PSSI dan operator liga dapat memutuskan kelanjutan kompetisi Liga 1 yang lebih baik.

"Inilah yang terjadi (Liga 1 ditunda). Saya cuman pelatih PSM Makassar, hal-hal ini harus diperhatikan oleh otoritas-otoritas dan orang-orang yang harus bertanggung jawab terkait hal ini. Soal penjadwalan ulang dan lain-lain," kata Bernardo ditemui usai mengelar latihan di Stadion Kalegowa, Rabu (5/10/2022).

"Saya berharap mereka bekerja semaksimal mungkin di sana dan memutuskan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," sambungnya.


Menurut Bernardo, Tragedi Kanjuruhan mengagetkan semua pihak. Dia hanya berharap insiden maut ini menjadi pelajaran semua pihak untuk melakukan introspeksi, agar kejadian tersebut tak terulang kembali.

"Saya kira tidak baik untuk membicarakan opini saya, di masa-masa yang belum lama dari berkabungnya kita. Semoga ini tidak terulang lagi," imbuh pelatih asal Portugal ini.

Dilansir dari situs resmi PT LIB, operator liga memutuskan untuk menunda Liga 1 2022/2023 dan Liga 2 2022/2023 selama dua pekan. Perihal keputusan tersebut, LIB telah bersurat kepada klub peserta.

Pada putusan LIB itu terdapat dua poin yang menjadi dasar penundaan kompetisi. Seperti pada surat yang dikirim ke klub dengan nomor 583/LIB-KOM/X/2022 dan 584/LIB-KOM/X2022.

"Selanjutnya, PT LIB akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi kepada klub peserta Liga 1 2022/2023 dan segala perkembangan akan diinformasikan pada kesempatan pertama," tulis surat yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)