Liga Spanyol Bakal Heningkan Cipta di Pekan 7 dan 8 untuk Tragedi Kanjuruhan

Berita Nasional

Liga Spanyol Bakal Heningkan Cipta di Pekan 7 dan 8 untuk Tragedi Kanjuruhan

Tim detikSport - detikSulsel
Minggu, 02 Okt 2022 18:24 WIB
NEW YORK, NY - APRIL 23:  A view of the LaLiga logo at a roofop viewing party of El Clasico - Real Madrid CF vs FC Barcelona hosted by LaLiga at 230 Fifth Avenue on April 23, 2017 in New York City.  (Photo by Brian Ach/Getty Images for LaLiga)
Logo Liga Spanyol, LaLiga (Foto: Brian Ach/Getty Images for LaLiga)
Jakarta -

Liga Spanyol akan memberikan penghormatan dengan mengheningkan cipta atas Tragedi Kanjuruhan yang menjadi duka bagi sepak bola dunia. Hening cipta selama 1 menit akan digelar di pekan 7 dan 8 LaLiga.

Dilansir detikSport dari situs resmi LaLiga, otoritas Liga Spanyol akan mengheningkan cipta dan memberi doa kepada para korban Tragedi Kanjuruhan. Para pemain Liga Spanyol sebelum kick off dimulai akan menundukkan kepala sejenak selama satu menit.

"Laliga dan RFEF telah menyepakati untuk mengheningkan cipta selama satu menit untuk menunjukkan belasungkawa kepada masyarakat Indonesia, terutama kerabat mereka yang meninggal dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, di pulau Jawa, serta mendoakan agar mereka yang terluka cepat sembuh" tulis keterangan Laliga.


"Mengheningkan cipta akan dilakukan di semua pertandingan yang masih akan dimainkan pada matchday 7 LaLiga dan matchday 8 LaLiga," sambungnya.

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang dikenal dengan Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC yang menjadi tuan rumah dan menjamu Persebaya di lanjutan Liga 1 pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Namun dalam derby Jawa Timur tersebut, tim tuan rumah mengalami kekalahan dari tim tamu dengan skor 2-3. Akibatnya suporter tuan rumah atau Aremania tidak terima dengan hasil tersebut. Mereka lantas masuk ke lapangan usai laga berakhir sehingga terjadi kericuhan.

Kemudian terjadi bentrokan antara suporter dengan pihak kepolisian sehingga polisi kemudian melepaskan tembakan gas air mata ke arah tribun.

Akibatnya, penonton yang panik kemudian berdesak-desakan berlarian ke pintu keluar stadion. Lantaran terjadi penumpukan massa, banyak penonton meninggal dunia karena sesak nafas kekurangan oksigen.

Data korban meninggal dunia per pukul 15.00 WIB Minggu (2/10) mencapai 174 orang. Sementara, ratusan korban masih terluka dan mendapat perawatan di rumah sakit-rumah sakit hingga Puskesmas di Malang.



Simak Video "Melihat Tribun 12, Saksi Bisu Mencekam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(tau/sar)