Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Minta Liga 1 Disetop Sementara, CEO PSM Makassar Tunggu Petunjuk PSSI

Alfiandis - detikSulsel
Minggu, 02 Okt 2022 14:15 WIB
CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa (tengah) merespons tragedi Kanjuruhan.
Foto: CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa (tengah) merespons tragedi Kanjuruhan. (Alfiandis/detikSulsel)
Makassar -

CEO PSM Makassar Sadikin Aksa menunggu petunjuk PSSI usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan federasi sepak bola Indonesia menghentikan sementara Liga 1 buntut tragedi Kanjuruhan. Sadikin enggan berkomentar lebih jauh sampai ada arahan lebih lanjut atas rencana kebijakan tersebut.

"Saya tidak mau banyak ngomong dulu mengenai tragedi kemarin, karena memang kita lebih bagus menunggu arahan daripada Liga dan PSSI," ucap Sadikin Aksa kepada awak media, Minggu (2/10/2022).

Namun Sadikin menyayangkan adanya kerusuhan suporter yang terjadi usai duel Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam. Pihaknya berharap kejadian ini segera ditindaklanjuti PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB).


"Kami harapkan ada PSSI dan Liga bisa memberi catatan. Dan kami PSM nggak bisa komen apa-apa dulu sebelum berita daripada Liga dan PSSI," ujarnya.

Menurutnya, kejadian ini mencoreng nama baik kompetisi tertinggi Indonesia. Apalagi Liga 1 baru baru kembali bergulir usai sempat vakum gegara pandemi COVID-19.

"Memang sangat disayangkan kejadian kemarin itu bisa berdampak besar, bukan cuma berdampak pada PSM tapi berdampak kepada industri sepak bola Indonesia," paparnya.

"Industri sepak bola ini lagi maju-majunya malah banyak yang mengatakan ini jauh lebih bagus dari jaman kejayaan kita waktu 2019," tambah Sadikin.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi meminta PSSI menghentikan sementara kompetisi liga 1 musim 2022/2023 buntut tragedi Kanjuruhan. Jokowi juga mendesak agar segera dilakukan evaluasi atas insiden tersebut.

"Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, dilansir dari detikNews, Minggu (2/10/2022).

Jokowi turut berbelasungkawa atas peristiwa tersebut. Dirinya mengaku telah memberikan arahan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, PSSI, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit buntut tragedi Kanjuruhan.

"Saya menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepakbola di Kanjuruhan Malang Jawa Timur," imbuhnya.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/sar)