Tragedi Kanjuruhan

Suporter PSM Red Gank Sampaikan Duka Cita Tewasnya 127 Orang di Markas Arema

Alfiandis - detikSulsel
Minggu, 02 Okt 2022 09:34 WIB
Foto: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. (AP/Yudha Prabowo)
Malang - Kelompok suporter PSM Makassar Red Gank menyampaikan turut berduka cita atas tragedi di markas Arema FC pada pekan ke-11 BRI Liga 1 musim 2022/2023. Sebanyak 127 korban meninggal akibat kerusuhan usai laga Arema Vs Persebaya.

"Secara pribadi mewakili teman-teman suporter PSM Red Gank secara khusus dan seluruh suporter PSM mengucapkan turut berduka cita tragedi Kanjuruhan Malang, yang sampai saat ini menewaskan 127 orang dan beberapa masih dirawat di rumah sakit karena luka berat dan luka ringan," kata Sekretaris Jendral (Sekjen) Red Gank Sadakati Sukma kepada detikSulsel, Minggu (2/10/2022).

Pertandingan Arema FC melawan tamunya Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10) kick off berlangusng pukul 21.00 Wita. Tak terima Singo Edan kalah 2-3 atas Bajul Ijo menjadi pemicu terjadinya kerusuhan di stadion.

Pria yang kerap disapa Sadat ini mengatakan, tragedi meninggalnya ratusan suporter ini menjadi peristiwa buruk bagi sepak bola Indonesia. Kejadian ini juga menjadi citra buruk bagi suporter di Indonesia.

"Terkait dengan tragedi itu saya kira ini adalah peristiwa buruk terhadap Persepakbolaan kita, saya mengatakan secara umum ini tentu menjadi citra buruk buat bagi persepakbolaan dan suporter di Indonesia," katanya.

Sadat menegaskan, kejadian ini akan mengganggu gelaran sepak bola tertinggi Indonesia. Ditambah kejadian ini tentu sepak bola Indonesia harus bersiap menerima sanksi dari asosiasi sepak bola internasional FIFA.

"Saya khawatir dari kejadian ini tentu FIFA bukan lagi AFC yang turun tangan pasti yakin saya FIFA akan turun tangan, dan kita siap-siap menanti keputusan FIFA dan tentu ini akan mengganggu pagelaran dari Liga Indonesia yang sementara bergulir," tegas Sadat.

Sadat berharap agar suporter lebih membangun komunikasi dengan pihak keamanan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pasalnya, kejadian seperti ini sangat memperburuk citra buruk sepak bola Indonesia.

"Tentu ke depan kita harus lebih bangun komunikasi dengan pihak keamanan dan teman suporter dimanapun mendukung timnya, agar kejadian ini tidak terjadi lagi," harapnya.

Simak Video "Melihat Tribun 12, Saksi Bisu Mencekam Tragedi Kanjuruhan"


(sar/tau)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto

detikNetwork