Evaluasi 3 Hasil Imbang Lawan Tim Papan Bawah, PSM Wajib Benahi Lini Tengah

PSM Makassar

Evaluasi 3 Hasil Imbang Lawan Tim Papan Bawah, PSM Wajib Benahi Lini Tengah

Alfiandis - detikSulsel
Sabtu, 01 Okt 2022 10:01 WIB
Pemain PSM Makassar Safrudin Tahar dan Kenzo Nambu lathan jelang menghadapi Persis Solo
Pemain PSM Makassar Safrudin Tahar dan Kenzo Nambu Foto: Dok. PSM Makassar
Makassar -

PSM Makassar harus berbenah setelah 3 laga melawan tim papan bawah hanya mengumpulkan 3 poin di kompetisi BRI Liga 1 musim 2022/2023. Pelatih Juku Eja Bernardo Tavares wajib membenahi lini tengah agar kembali Ke tren positif.

"Secara teknis di lapangan tengah itu tidak ada penghalang arau penyuport yang fokus untuk bagaimana menyerang bertahan dan mengatur serangan itu terkadang kosong di tengah," kata pengamat sepak bola Syamsuddin Umar kepada detikSulsel, Jumat (30/9/2022).

Juku Eja tengah berada pada masa sulit meraih kemenangan di 3 laga Away. Tercatat, tim asuhan Bernardo Tavares hanya memperoleh 3 poin dari tiga laga tandang melawan Persik Kediri (2/9), Dewa United (15/9), dan Persis Solo (29/9) lalu.


Mantan pelatih PSM era 90-an ini menegaskan, Bernardo harus membenahi lini tengah sebelum bertemu Barito Putera pada laga tunda pekan ke-6 di Stadion Demang Lehman, Martapura (3/10) pekan ini. Hal ini tak terlepas setelah Juku Eja tampil kurang kolektif di lini tengah jika bertemu dengan klub papan bawah.

Namun, Wiljan Pluim yang dapat dimainkan melawan Laskar Antasari menjadi angin segar untuk lini tengah Juku Eja. Pasalnya meski memiliki rotasi pemain yang cukup baik dalam membangun variasi permainan, namun kehadiran pemain asal Belanda ini sangat dibutuhkan di laga nanti.

"PSM ini secara materi secara rotasi kemudian secara kekuatan bisa divariasi apa lagi Pluim ada apa segala ini. Tapi harus diingat ini lawan Barito adalah tim bawah itu kesalahan dari tiga pertandingan sebelumnya itu bisa jadi evaluasi dan diidentifikasi apa yang perlu dibenahi," tegasnya.

Syam menambahkan, tanpa sosok Pluim di lini tengah, cukup terasa melihat para pemain belakang PSM lebih keras menutup kekurangan tersebut. Terutama Yuran Fernandes yang menjadi leader di lini belakang PSM.

"Nah, ini yang dimanfaatkan lawan, sehingga Yuran terlalu jauh ke pinggir. Ini yang harus betul-betul dijaga," jelasnya.

Syam menegaskan Yuran seharusnya lebih fokus di lini belakang. Bukannya bermain melebar untuk menutup ruang kosong yang ditinggalkan pemain lainnya.

"Yuran itu kita harapkan di lini belakang, untuk bagaimana menutup semua serangan-serangan dari samping," papar Syam.

"Karena crossing dari samping itu kalau tidak ada Yuran, sangat sulit itu," tambahnya.

Perlu diketahui kapten tim PSM ini masih dapat dimainkan di laga melawan Barito Putera lantaran pertandingan ini merupakan laga tunda. Sehingga Operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengizinkan Wiljan Pluim bermain



Simak Video "Bentrok Sesama Suporter PSM Makassar di Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/alk)