Jelang Persis Vs PSM, Bernardo Teringat Dicurangi Wasit di Markas Dewa United

PSM Makassar

Jelang Persis Vs PSM, Bernardo Teringat Dicurangi Wasit di Markas Dewa United

Alfiandis - detikSulsel
Rabu, 28 Sep 2022 21:28 WIB
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares dan Pemain PSM Akbar Tanjung pada sesi prescon jelang menghadapi Persis Solo
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares dan Pemain PSM Akbar Tanjung Foto: Dok. PSM Makassar
Solo -

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menyinggung kerugian yang dialami timnya gegara kepemimpinan wasit saat melawan Dewa United. Sejumlah keputusan janggal dari pengadil lapangan itu diharap tidak terjadi lagi jelang Juku Eja bersua Persis Solo di pekan ke-11 BRI Liga 1 musim 2022/2023.

"Lawan Dewa (United) perangkat pertandingan juga melakukan banyak kesalahan dan saya bisa sebut Kenzo (Nambu) ditendang dari belakang. Juga Yuran melakukan sundulan yang terkena pada pemain dan ada beberapa insiden," kata Bernardo Tavares pada sesi pre match konferensi pers, Rabu (28/9/2022).

Pelatih asal Portugal itu menjelaskan, kehadiran 2 wasit tambahan di belakang gawang seharusnya dapat meminimalisir kesalahan yang diambil wasit. Namun pada kenyataannya, banyak pelanggaran berbahaya yang justru tidak berbuah kartu sama sekali.


"Maksud saya adalah ada wasit, ada asisten wasit, ada perangkat keempat yang ada di gawang, ini masih tetap melakukan kesalahan. Jadi saya tidak mengerti apakah mereka tidak saling membantu di lapangan atau bagaimana," katanya heran.

Pelatih berlisensi UEFA Pro ini menduga, para perangkat pertandingan tidak melakukan koordinasi dengan baik. Komunikasi antara mereka terputus, yang membuat kesalahan demi kesalahan terjadi.

"Jadi ini maksud saya, apakah mereka saling membantu di lapangan atau bagaimana," paparnya.

Kendati demikian, Bernardo berharap, wasit tidak melakukan hal yang sama ketika bertemu Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Kamis (29/9) pukul 17.00 Wita. Ia menginginkan agar pengadil lapangan menjalankan tugasnya dengan adil.

"Jadi apa yang saya mau adalah agar wasit membiarkan kedua tim bermain dengan fair. Saya tidak mau tim saya dibantu oleh wasit, biarkan dua tim bertarung dengan fair di lapangan, dan saya mau wasit respek dengan pekerjaan kami, respek pemain Persis, respek pemain PSM Makassar, respek staf yang sudah bekerja," tegasnya.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/sar)