PSM Makassar

5 Fakta PSM Sukses Kalahkan Rans Nusantara FC di Liga 1

Alfiandis - detikSulsel
Selasa, 16 Agu 2022 03:50 WIB
Rans Nusantara FC 1-2 PSM Makassar di Liga 1
Rans Nusantara FC 1-2 PSM Makassar di Liga 1 Foto: Dok. PSM Makassar/Adhiaksa Mursalim
Makassar -

PSM Makassar berhasil meraih kemenangan atas Rans Nusantara FC, di pekan keempat BRI Liga 1 Musim 2022/2023. Hasil ini sekaligus melanjutkan tren positif Pasukan Ramang.

PSM Makassar melakoni laga away keduanya menghadapi Rans Nusantara FC di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (15/8/2022). Gol kemenangan PSM di borong penyerang mereka Everton Nascimento di menit 48' dan 92', usai tertinggal lebih dulu melalui Mitsuru Maruoka di menit 31'.

Berikut sederet fakta menarik atas raihan tiga poin PSM Makassar atas Rans Nusantara FC di pekan keempat BRI Liga 1 musim 2022/2023:


1. Rahasia di Kamar Ganti

Tim besutan Bernardo Tavares terlebih dulu tertinggal atas tuan rumah Rans FC melalui gol Mitsuru Maruoka di menit 31'. Satu gol yang di lesatkan anak asuh Rahmad Darmawan ini tak lepas dari situasi di hentikannya laga, akibat lapangan yang tidak kondusif karena genangan air.

Tertinggal satu gol, membuat permainan Wiljan Pluim dan kolega sempat kendor. Sementara Rans FC yang memburu kemenangan perdana di kompetisi tertinggi Indonesia ini, kian percaya diri memainkan ritme pertandingan.

Bernardo mengakui, anak asuhnya sempat kehilangan fokus akibat laga yang di jeda cukup lama di menit 20'. Hasilnya, The Prestige Phoenix julukan bagi Rans FC mampu memaksimalkan kelengahan PSM Makassar menjadi sebuah gol memanfaatkan hasil set piece.

"Setelah pertandingan di hentikan karena hujan, tapi ini di diamkan terlalu lama kita memasuki pertandingan pada saat pertandingan di mulai kembali. Tapi pemain-pemain saya masih ada seperti ngantuk atau tertidur belum terbangun mereka memasuki pertandingan," pungkas Bernardo Tavares, usia laga, Senin (15/8).

Bernardo Mengakui, kunci kemenangan timnya terdapat pada jeda babak pertama. Di ruang ganti, Dirinya memberikan instruksi khusus bagi para pemainnya. Hasilnya, babak kedua Juku Eja mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1.

"Rans (Nusantara FC) adalah tim yang bagus di jeda babak pertama, kita masuk ke ruang ganti dan memang membicarakan hal-hal yang kita lakukan dengan baik di babak pertama, terlebih lagi hal-hal yang bisa kita tingkatkan. Hal-hal yang kurang bagus kita bisa tingkatkan di babak kedua," tegasnya.

2. Tuah Kartu Merah Rans FC

PSM Makassar mendapat keuntungan di pertengahan babak kedua usai salah satu bek Rans FC, Victor Sallinas, lebih dulu meninggalkan lapangan pertandingan. Usai wasit pertandingan memberikan kartu merah, setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Everton Nascimento.

PSM yang memburu 3 poin agar tetap bersaing di papan atas klasemen Liga 1. Menjadi sebuah keuntungan untuk menambah defisit gol di akhir babak kedua.

Unggul satu pemain, PSM Makassar benar-benar mengambil jalannya pertandingan di babak kedua dan memaksa para pemain turun hingga ke area pertahanan sendiri, dan sesekali memanfaatkan serangan balik.

"Dan saya kira penting bagi kita untuk mendapatkan gol setelah pluit di bunyikan di awal babak kedua, itu sangat penting dan setelah itu kita menciptakan banyak peluang," papar Bernardo.

Kendati demikian, Bernardo yang melakukan beberapa rotasi untuk melakukan penyegaran, semakin mempersulit Rans FC keluar dari tekanan. Efektif, PSM akhirnya membalikkan keadaan di menit 92' melalui Everton. PSM berhasil mengamankan tiga poin di kandang lawan dan memupuskan harapan Rans meraih tiga poin perdananya.

3. Everton Onfire

Penyerang Berhasil milik PSM Makassar, Everton Nascimento tampil onfire dilaga kali ini. Dua golnya di babak kedua membawa Juku Eja mengamankan tiga poin penting agar tetap eksis di papan atas klasemen.

Gol yang di cetak pemain berusia 29 tahun ini di menit awal babak kedua, merubah situasi pertandingan. PSM Makassar lebih mendominasi laga, ditambah lagi pada saat Rans FC harus bermain dengan 10 pemain usai salah satu pemainnya mendapat ganjaran kartu merah.

Hasilnya, pemain bernomor punggung 10 ini mampu mencetak gol keduanya di 2 menit tambahan waktu, memanfaatkan kemelut di area kotak penalti Rans FC. Tendangan bracenya tidak mampu di antisipasi kiper Wawan Hendrawan, 2-1 PSM unggul.

Everton benar-benar menjadi momok menakutkan, bagi lini pertahanan Rans FC yang di kawal Onoriode Kughegbe. Pasalnya, duetnya bersama Kenzo Nambu sejak babak pertama beberapa kali melepaskan tembakan yang mengancam gawang Rans FC.

Everton sejauh ini telah mengemas 3 gol dari 4 kali penampilannya bersama tim Ramang. 3 gol itu melalui 7 percobaan tepat sasaran yang di lepasnya, dari seluruh laga yang telah dijalani.

4. PSM Tak Terkalahkan di 5 Pertandingan Terakhir

PSM Makassar sejauh ini menunjukkan performa yang cukup gemilang, usai 5 laga terakhir yang dijalani, tim Ramang tidak sekalipun merasakan kekalahan di semua ajang yang diikuti.

Hasil positif yang di peroleh atas Rans FC, memperpanjang hasil positif yang di raih tim besutan Bernardo Tavares. 5 laga terakhir, PSM Makassar mencatat 4 kali kemenangan dan satu kali imbang.

Capaian ini tentu membuat PSM Makassar, menjadi salah satu tim yang mampu tampil konsisten di ajang Liga 1 hingga pekan keempat, sekaligus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang dapat sampai di partai final AFC Cup 2022 zona ASEAN.

Untuk ajang AFC, PSM Makassar melaju ke partai final zona ASEAN setelah mengandaskan wakil Malaysia Kedah Darul Aman di semifinal partai semifinal AFC dengan skor 2-1, Selasa (9/8) lalu.

Sementara hasil seri yang di dapatkan Juku Eja saat menjamu tamunya Persija Jakarta di Kandang sendiri di pekan ketiga Liga 1, Jumat (5/8). Macan Kemayoran mampu meraup 1 poin di Stadion BJ Habibie usai bermain imbang 1-1 dengan PSM Makassar.

5. PSM Eksis di Papan Atas Klasemen Liga 1

Kemenangan PSM Makassar atas Rans FC mengantarkan Juku Eja tetap eksis di papan atas klasemen Liga 1. Hingga pekan keempat, PSM Makassar menempati posisi 3 dengan raihan poin 10 dari 3 kemenangan dan 1 kali imbang.

Cukup sulit bagi PSM Makassar dengan menggeser pemuncak klasemen Madura United di puncak klasemen. Laskar Sapeh Kerab menjadi klub yang paling produktif dengan 14 gol yang di cetak, sementara melihat baru 3 kali kebobolan sama dengan PSM Makassar yang juga baru kebobolan 3 gol.

PSM Makassar menggeser pemuncak klasemen Madura United di puncak klasemen. melihat laskar Sapeh Kerab menjadi klub yang paling produktif dengan 14 gol yang di cetak, sementara baru 3 kali kebobolan sama dengan PSM Makassar yang juga baru kebobolan 3 gol.

Sementara di posisi kedua yang di huni Persikabo dengan poin sama 10 memiliki akumulasi gol yang sama dengan PSM dengan 7 gol, hanya saja, Laskar Padjajaran hanya kebobolan 2 kali sementara Juku Eja kebobolan 3 gol. PSM dengan 7 gol, hanya saja, Laskar Padjajaran hanya kebobolan 2 kali sementara Juku Eja kebobolan 3 gol.

Meski demikian, PSM Makassar memiliki peluang untuk menggeser puncak klasemen Madura United dengan berharap meraih hasil minor saat menjamu Dewa United di pekan kelima BRI Liga 1. PSM Makassar memiliki peluang menggeser puncak klasemen Madura United dengan berharap meraih hasil minor saat menjamu Dewa United di pekan kelima BRI Liga 1.



Simak Video "Bentrok Sesama Suporter PSM Makassar di Parepare"
[Gambas:Video 20detik]
(afs/ata)