Pelatih-Pemain Papua Ngaku Jadi Korban Rasis di Liga 3, Minta PSSI Bertindak

Wilpret Siagian - detikSulsel
Kamis, 24 Feb 2022 11:32 WIB
Pelatih dan pemain asal Papua mengalami perlakuan rasisme.
Foto: Pelatih dan pemain asal Papua mengalami perlakuan rasisme. (dok. istimewa)
Papua -

Pelatih Belitong FC Ardiles Rumbiak dan pemainnya Rivaldo Wally diduga mengalami perlakuan rasis saat laga melawan Persikota Tangerang pada Babak 32 Besar Liga 3. Ardiles meminta PSSI menindak tegas aksi rasis tersebut.

Pada laga Belitong FC versus Persikota Tangerang di Stadion Banteng Tangerang pada Rabu (23/2), Ardiles mengaku mendengar kata-kata bernada rasisme saat laga berlangsung. Dia menyebut ada pemain cadangan Persikota dan suporter yang melontarkan kata-kata rasisme ke dirinya dan Rivaldo Wally.

"Kami manusia, bukan monyet, kami orang Indonesia, setop rasis kepada kami orang Papua," cetus Ardiles dalam keterangan persnya usai laga berlangsung.


Atas kejadian ini Ardiles menyatakan kekecewaannya karena dunia persepakbolaan Indonesia masih diselimuti rasisme. Apalagi kejadian seperti ini bukanlah kali pertama dialami orang Papua.

"Tentu saya menyesalkan tindakan suporter Persikota yang mengatakan rasisme kepada saya dan Rivaldo. Saya minta PSSI harus tegas dalam memberantas rasisme, karena rasisme masih terus terjadi kepada kami orang Papua," tegas mantan pemain Persipura itu.

Ardiles pun meminta PSSI untuk menindak tegas pemain dan suporter klub Persikota. Dia berharap ada sanksi berat yang diberikan terkait dengan kejadian yang ia alami.

"Saya berharap PSSI bisa komitmen dan terus memberikan edukasi kepada semua elemen suporter untuk memerangi rasisme di sepak bola Indonesia. Dan perlu ada sanksi kepada pemain yang melakukan tindakan rasisme," sebutnya.

Lebih lanjut Ardiles menekankan perlu ada aturan yang benar-benar konkret terkait tindakan rasisme ini. Sebab menurutnya, jika terus dibiarkan bisa menjadi benalu dan mengancam keberagaman dalam persepakbolaan Indonesia.

"PSSI harus lebih banyak sosialisasi agar kejadian rasisme tidak terulang kembali. Percuma banyak slogan setop rasisme, tapi rasisme masih terjadi pada sepak bola Indonesia," pungkasnya.



Simak Video "Ruhut Dilaporkan Dugaan Rasis, Polda Metro Segera Periksa Saksi"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/hmw)