Kebakaran di TPA Parepare Sudah 2 Hari Belum Padam

Ardiansyah - detikSulsel
Senin, 19 Okt 2026 18:28 WIB
Foto: Kebakaran di TPA Aloppoe Parepare memasuki hari kedua. (Ardiansyah/detikSulsel)
Parepare -

Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aloppoe di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum padam dan sudah memasuki hari kedua. Api sulit dipadamkan diduga karena adanya kandungan gas metana dalam tumpukan sampah.

Pantauan detikSulsel di TPA Aloppoe, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung pada Senin (19/10/2026) pukul 17.40 Wita terlihat sejumlah titik api. Tumpukan sampah di zona 3 dan 4 tampak masih dipenuhi bara api.

Tumpukan sampah yang masih membara itu menyemburkan asap tebal. Petugas damkar terlihat masih berjibaku melakukan pemadaman.

Petugas damkar tampak menggunakan metode suntik tanah untuk memadamkan bara api yang masih menyala. Alat suntik atau nozzle tanam itu dirakit menggunakan besi pipa.

Pengawas TPA Aloppoe Parepare, Safar mengatakan pemadaman kebakaran itu sudah berlangsung dua hari. Dia menuturkan masih terdapat titik api kecil yang dipicu bara api dari bawah tumpukan sampah.

"Sekarang itu sudah menjelang dua hari. Sisa asap, tapi didalamnya masih ada bara di bawah, masih ada titik api yang kecil," kata Safar kepada detikSulsel di lokasi.

Dia menjelaskan titik api utama berada di area bagian selatan TPA yang merupakan zona nonaktif. Kondisi sampah yang menumpuk berlapis-lapis membuat kobaran api cepat merambat hingga ke bagian dasar.

"Ini bagian selatan, zona mati sebenarnya. Kalau lolos di lapisan ke bawah itu, itu yang paling susah dipadamkan," jelasnya.

Safar mengungkapkan bahaya kandungan gas metana yang tersimpan di dalam tumpukan sampah tersebut. Gas alami dari pembusukan limbah ini dinilai mempercepat kobaran bara api di dalam tanah.

"Ada kemungkinan pengaruh gas metan. Apalagi di sini ada instalasi gas metannya," ungkap Safar.

Untuk menembus titik api di bagian dalam, tim pemadam menerapkan teknik penyuntikan air langsung ke tumpukan sampah. Petugas juga berencana membongkar tumpukan sampah agar proses pemadaman bisa berjalan lebih maksimal.

"Disuntik ke bawah itu supaya bisa tembus ke kedalaman di bawah. Kalau disemprot di atas saja, bagian bawah tidak akan sampai," terang Safar.

Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus bersiaga penuh di lokasi kejadian. Proses pemadaman dijadwalkan berlangsung intensif hingga malam hari.

"Masih proses pemadaman. Pemadam yang datang tadi pagi setengah 8 sudah ada di sini, ini sampai malam lagi nantinya," pungkasnya.

Untuk diketahui, TPA Aloppoe Parepare itu terbakar berawal dari kebakaran lahan kebun pada Sabtu (17/10). Api kemudian merembet hingga menghanguskan tumpukan sampah di TPA Parepare.



Simak Video "Video: Kebakaran Tak Kunjung Padam di Putri Cempo"

(hsr/asm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork