Angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sebanyak enam rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap.
Peristiwa itu terjadi di titik berbeda, yakni Perumnas, Perumahan Pamulang, dan Jalan Gelatik Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Selasa (15/9/2026) pukul 12.00 Wita. Cuaca ekstrem berupa hembusan angin kencang ini melanda wilayah Bacukiki sejak pagi hari.
"Jadi waktu kejadian ini bervariasi, mulai dari jam 9 pagi. Kondisi embusan angin di sekitar lokasi Kelurahan Galung Maloang lumayan kencang," kata Lurah Galung Maloang, Eka Siswanto Pratama kepada detikSulsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eka menjelaskan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memberikan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk. Peringatan tersebut langsung diteruskan ke jajaran RT dan RW setempat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memantau kondisi lingkungan warga.
"BPBD sudah mengingatkan perihal ini dan kami sampaikan ke para RT/RW agar memonitor warga kalau ada yang terdampak," ujarnya.
Berdasarkan data awal yang dihimpun hingga sore ini, tercatat ada enam titik lokasi rumah yang mengalami kerusakan. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan akibat tersapu angin kencang.
"Dari total sekitar enam titik lokasi rumah yang terdampak, hampir sama dengan kondisi atap rumah yang mengalami kerusakan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material," tegas Eka.
Hingga saat ini, pihak kelurahan terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Namun hembusan angin masih terbilang cukup kencang.
"Sampai jam 3 sore ini kondisi hembusan angin di sekitar Kelurahan Galung Maloang masih kencang," pungkasnya.
