Purna Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025 Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), ikut mengantarkan pengibaran bendera merah putih. Sebanyak 31 purna Paskibra itu membentuk satu barisan mengawal pengibaran bendera.
Pantauan detikSulsel, Senin (17/8/2026), upacara pengibaran bendera berlangsung di Lapangan Andi Makkasau sekitar pukul 08.30 Wita. Wali Kota Parepare, Tasming Hamid bertindak sebagai inspektur upacara.
Upacara diawali dengan pembunyian sirine detik-detik proklamasi. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan teks proklamasi yang dibacakan Ketua DPRD, Kaharuddin Kadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paskibra kemudian memasuki area lapangan upacara. Paskibra terlihat terbagi dalam 3 bentuk barisan.
Salah satu barisan diisi sebanyak 31 orang purna tahun 2025. Mereka ditandai dengan pengikat warna hijau di pinggang mereka.
Ketiga barisan itu tampak menghadap ke Inspektur Upacara. Kemudian pembawa baki menerima bendera merah putih yang diserahkan Inspektur Upacara.
Barisan purna Paskibra tahun 2025 itu tampak tidak masuk dalam formasi barisan saat pengibaran. Sementara dua barisan lainnya tampak membentuk formasi saat mengibarkan bendera.
Setelah pengibaran selesai, purna Paskibra kembali bergabung dalam barisan. Tiga barisan itu beriringan kembali keluar dari lapangan upacara.
"Pasukan pengibar bendera tahun ini diikuti sebanyak 35 putra-putri terbaik daerah. Turut ikut sebanyak 31 purna Paskibra tahun 2025 dalam mengawal pengibaran bendera," ucap Master of Ceremony (MC) dalam upacara.
Setelah upacara selesai, kegiatan berlanjut dengan sesi hiburan. Sejumlah pelajar Parepare mempersembahkan paduan suara dan nyanyi solo menghibur peserta upacara.
Jumlah Paskibra Parepare Dipangkas
Diketahui, jumlah Paskibra Parepare 2026 dipangkas dari 70 orang menjadi 35 personel. Pengurangan kuota normal Paskibra ini dilakukan imbas adanya kebijakan efisiensi anggaran.
"Kami hanya melaksanakan kesesuaian anggaran yang tersedia untuk tahun ini," kata Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Parepare Andi Ferial kepada detikSulsel, Kamis (16/7).
Ferial menuturkan, kebijakan efisiensi itu memangkas pagu anggaran Paskibra menjadi Rp 300 juta. Anggaran tersebut anjlok jika dibandingkan dengan alokasi tahun lalu yang mampu menyentuh angka Rp 600 juta.
"Yang saat ini Rp 300 (juta)-an lebih. Kalau tahun lalu Rp 600 juta-an ya, (turun) 50 persen," imbuh Ferial.
