Ular Piton 2,5 Meter di Parepare Mangsa 6 Ayam Dalam Kandang

Ular Piton 2,5 Meter di Parepare Mangsa 6 Ayam Dalam Kandang

Ardiansyah - detikSulsel
Sabtu, 14 Mar 2026 19:28 WIB
Personel Damkar mengevakuasi ular piton 6 meter yang memangsa ayam warga di Parepare.
Foto: Personel Damkar mengevakuasi ular piton 6 meter yang memangsa ayam warga di Parepare. (dok. Istimewa)
Parepare -

Seekor ular piton sepanjang 2,5 meter masuk permukiman warga di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ular tersebut dilaporkan telah memangsa enam ekor ayam milik warga sebelum akhirnya ditangkap petugas.

Ular itu dievakuasi petugas Damkar di Perumnas Wekke'e, Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki pada Sabtu (14/3/2026) pukul 08.52 WITA. Tim rescue segera dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan predator tersebut.

"Jadi kami dari Damkar menerima informasi dari warga bahwa adanya ular piton di rumahnya yang meresahkan warga," ujar Komandan Peleton Damkar Parepare, Saharuddin kepada detikSulsel, Sabtu (14/3).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saharuddin menjelaskan awal mula keberadaan ular tersebut diketahui oleh pemilik rumah. Saat diperiksa, ular jenis piton itu ternyata sudah berada di dalam kandang ayam.

"Ularnya ini jenis piton panjangnya sekitar 2,5 meter. Awalnya itu didapat pemilik rumah di kandang ayamnya, terus sempat memangsa 6 ekor ayam," katanya.

ADVERTISEMENT

Melihat ternaknya ludes dimangsa, pemilik rumah segera menghubungi petugas. Tim Damkar pun langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Di proses evakuasinya tadi itu, teman-teman di lokasi sempat sedikit agak terkendala karena ada ranting-ranting pohon, melilit itu ular," kata Saharuddin.

Sebanyak empat personel dikerahkan untuk menjinakkan ular tersebut. Petugas menggunakan alat pelindung dan stik khusus untuk memastikan keamanan selama proses evakuasi.

"Kami pakai stik khusus penjepit ular. Kemudian mengamankan bagian mulutnya dengan lakban agar tidak membahayakan," jelasnya.

Ular tersebut telah dibawa petugas ke kantor. Pihak Damkar akan menyerahkan temuan ini ke pihak berwenang untuk dilepaskan kembali ke habitatnya.

"Setelah dievakuasi, kami mengamankan ular itu di kantor damkar. Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan BKSDA untuk proses evakuasi selanjutnya," pungkasnya.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads