Tawuran di Jalan Ablam Makassar Dimediasi, Molotov-Busur Disita

Tawuran di Jalan Ablam Makassar Dimediasi, Molotov-Busur Disita

Fadli Ilham - detikSulsel
Rabu, 21 Okt 2026 20:57 WIB
Kapolda Sulsel Irjen M Awal Chairuddin saat konferensi pers tawuran antar kelompok di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam).
Kapolda Sulsel Irjen M Awal Chairuddin saat konferensi pers tawuran antar kelompok di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam). Foto: Fadli Ilham/detikSulsel
Makassar -

Tawuran kelompok warga di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dimediasi oleh polisi setelah 3 hari berturut-turut saling serang. Polisi turut mengamankan alat bukti berupa bom molotov hingga benda tajam jenis busur.

"Pertemuan kedua pada hari Selasa (20/10/2026) setelah di-sisir oleh polisi barang bukti ada pertemuan lagi. Kelompok Jor-Joran dan Lonner," ucap Kapolda Sulsel Irjen M Awal Chairuddin saat konferensi pers di Mapolda Sulsel, Rabu (21/10/2026).

Awal mengatakan pertemuan dengan tujuan melakukan mediasi ini sebelumnya telah dilakukan, tapi setelah itu tawuran masih terjadi. Dalam medias kedua ini polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari pertemuan kedua kelompok ini diamankan barang bukti, dari Lonner sebagai berikut 1 parang, 1 tombak besi, 1 buah katapel, 9 buah anak panah atau busur," ujarnya.

"Sedangkan dari kelompok Jor-Joran ditemukan barang bukti 1 parang, 1 buah anak panah busur, 6 kayu, 2 buah katapel," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Awal, hasil mediasi itu akan dilakukan pendalaman tawuran antar kedua kelompok tersebut. Mereka yang tawuran di Jalan Ablam ialah kelompok bernama Jor-joran dan Lonner.

"Tindak lanjut dari peristiwa ini pertama melakukan pendalaman tokoh pemuda atau tokoh masyarakat dari kelompok Lonner dan Jor-Joran serta barang bukti yang ditemukan di lokasi," jelasnya.

Awal menyebut polisi akan melakukan penyelidikan atas tawuran yang terjadi secara berulang. Pihaknya berupaya agar kedepannya pencegahan dapat dilakukan.

"Kedua melakukan penyelidikan guna mencegah pertikaian antar kelompok terulang kembali," katanya.

Selain itu, tindak lanjut dari mediasi 2 kelompok itu telah melakukan kesepakatan melalui surat pernyataan. Ia mengatakan perwakilan dari kedua kelompok telah bersepakat menjaga kondusifitas dan tidak kembali melakukan tawuran.

"Ketiga hasil dari pertemuan tersebut adalah surat pernyataan kedua kelompok Lonner dan Jor-Joran untuk tidak melakukan perbuatan yang sama dalam pertikaian kelompok dan menjaga situasi tetap kondusif, jadi sudah ada surat pernyataan," tegasnya.

Diketahui, Tawuran kelompok warga antara Lonner dengan Jor-Joran itu terjadi di Jalan Ablam, Kecamatan Makassar, Senin (19/10) sekitar pukul 06.05 Wita. Aksi tersebut bermula saat kelompok dari Lonner melepaskan petasan ke arah Jor-Joran.

"Saat anggota Polsek Makassar yang dipimpin Kapolsek Makassar Kompol Mustari sedang berjaga di jembatan Jalan Abubakar Lambogo, tiba-tiba massa pok (kelompok) pemuda Lonner langsung menembakkan kembang api dan petasan ke arah pok (kelompok) pemuda Jor-Joran," ucap Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad kepada detikSulsel, Senin (19/10).

Jafar mengatakan serangan itu kemudian dibalas oleh kelompok Jor-Joran. Tawuran kelompok pun terjadi, masing-masing kelompok menggunakan batu hingga anak panah jenis busur.

"Dan di balas oleh kelompok pemuda Jor-Joran, sehingga kedua kelompok saling serang menggunakan batu, botol, anak panah (busur) dan petasan," ujarnya.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads