Salon Diduga Jadi Gudang Sabu Makassar Dirazia, 4 Orang Ditangkap

Salon Diduga Jadi Gudang Sabu Makassar Dirazia, 4 Orang Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Sabtu, 17 Okt 2026 14:30 WIB
Polisi menggerebek sebuah salon diduga jadi gudang sabu di Makassar.
Foto: Polisi menggerebek sebuah salon diduga jadi gudang sabu di Makassar. (Reinhard/detikSulsel)
Makassar -

Polisi menggerebek sejumlah rumah yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satu rumah yang digeledah merupakan tempat usaha salon yang diduga berkaitan dengan penyimpanan sabu.

Sebanyak empat orang diamankan polisi saat penggerebekan di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (16/10) malam. Polisi turut menyita 90 gram sabu saat razia terhadap keenam rumah tersebut.

"Dari kegiatan ini berhasil kita amankan tiga orang, dua orang ini ya sebagai pemakai kemudian satu orang sebagai pengedar," ujar Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara kepada wartawan, Sabtu (17/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu perempuan yang diamankan kedapatan menyimpan sekitar 12 saset sabu saat memeriksa sebuah salon. Pelaku memperoleh narkoba itu dari seorang perempuan berinisial E yang keberadaannya belum diketahui.

"Ya bisa (gudang sabu berkedok salon), bisa jadi masih kita dalami terkait dengan modus itu, tapi teman-teman dari opsnal juga masih bekerja untuk melakukan pencarian (terhadap E)," katanya.

ADVERTISEMENT

Lulik menambahkan, total ada empat orang yang diamankan dalam rangkaian penindakan tersebut, termasuk MA. Dua orang diproses hukum lebih lanjut, sedangkan dua lainnya menjalani rehabilitasi.

"Total tersangka ada empat, dua kita lanjut proses sidik dan dua kita rehab," beber Lulik.

Lulik menyebut kawasan Pampang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus aparat terkait peredaran gelap narkotika. Pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan.

"Perlu kita ketahui bahwasanya daerah Pampang ini merupakan daerah yang cukup menjadi atensi bagi kami terkait dengan peredaran gelap narkotika di sana," pungkasnya.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads