Antrean truk mengular di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), imbas stok solar habis. Kendaraan bertonase besar parkir berjam-jam menunggu pasokan solar yang baru tiba pada malam hari.
Pantauan detikSulsel di SPBU Pertamina 74.902.50 Jalan Aroepala Makassar, Rabu (14/10/2026) pukul 19.00 Wita, antrean mengular hampir 500 meter sebelum memasuki SPBU. Sopir terlihat duduk di pinggir jalan sambil menunggu pasokan solar.
Kondisi dalam SPBU depan Rumah Sakit (RS) Primaya Makassar tersebut tampak lengang. Petugas hanya terlihat melayani pengisian BBM untuk kendaraan sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selang beberapa waktu, truk Pertamina yang membawa solar memasuki SPBU. Petugas pun mengarahkan truk tangki BBM untuk mengisi stok solar dalam SPBU.
Salah satu sopir truk berinisial D mengaku sudah sepekan terakhir antre di SPBU. Dia menyebut pasokan solar cepat habis.
"Baru satu mingguan, dari hari Selasa kemarin. Setiap hari ada solar, tapi cepat habis, banyak mobil," ujarnya.
Sementara, petugas SPBU Aroepala Makassar mengatakan, solar habis karena tingginya permintaan. Pihaknya langsung melakukan membongkar muatan solar begitu truk tangki BBM datang.
Dia menjelaskan, pembatasan pengisian untuk kendaraan truk dan bus masih tetap diberlakukan sesuai aturan yang ada. Pengiriman muatan solar juga disebut telah diatur oleh pusat.
"Kalau solar datang langsung dibuka, langsung dibongkar di dalam. Pengaturannya memang dari pusat terkait pengantaran," ungkap petugas SPBU yang enggan disebut namanya.
Hingga pukul 19.30 Wita, sejumlah truk masih mengantre di pinggir jalan. Sejumlah kendaraan tersebut menunggu bongkar muatan truk solar yang baru tiba di SPBU.
