Sejumlah remaja membesuk dan berswafoto dengan anggota geng motor pembunuh mahasiswa bernama Akmal (24) di Polsek Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka kemudian memberikan klarifikasi dan meminta maaf setelah fotonya viral di media sosial.
Permintaan maaf itu disampaikan dua remaja wanita bernama Salmia dan Azahra. Keduanya membuat video klarifikasi dan permintaan maaf di Kantor Polsek Biringkanaya, pada Kamis (8/10/2026).
"Saya ingin meluruskan terkait foto kami di Polsek Biringkanaya yang viral di media sosial. Kami tidak memiliki maksud merusak citra kepolisian dan menyinggung keluarga korban," kata Salmia dalam video diterima detikSulsel, Jumat (9/10).
Dia mengaku tidak ada niat untuk memperkeruh suasana terkait kasus yang dihadapi temannya. Mereka hanya datang membesuk temannya yang ditahan di polsek.
"Kami juga tidak bermaksud menyudutkan pihak mana pun atau memperkeruh suasana terhadap individu yang terdapat dalam foto tersebut," katanya.
Salmia dan Azahra kemudian mewakili teman-temannya menyampaikan permohonan maaf atas fotonya yang ramai beredar di media sosial. Dia menyadari foto tersebut membuat masyarakat resah khususnya keluarga korban.
"Jika foto kami sudah membuat masyarakat resah, kami mohon maaf sebesar-besarnya," tuturnya.
Sebelumnya, Kapolsek Biringkanaya Setiawan A Malik meluruskan viralnya sejumlah remaja membesuk dan berswafoto dengan anggota geng motor pembunuh Akmal. Dia mengatakan foto itu dilakukan sebelum para pelaku ditetapkan tersangka.
"Itu sebelum jadi tersangka masih pemeriksaan," ujar Setiawan kepada wartawan di Kantor Polrestabes Makassar, Kamis (8/10).
Ia menjelaskan foto itu dilakukan setelah polisi menjemput pelaku lalu dibawakan di Kantor Polsek Biringkanaya. Saat diamankan di kantor, keluarga bersama temannya ikut sehingga mereka sempat foto.
"Setelah penangkapan di hari itu juga jadi keluarganya kan ikut. Dia (pelaku) foto sama teman-temannya dan keluarga," jelasnya.
Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"
(hsr/ata)