Tawuran Pecah di Manggala Makassar, 2 Orang Luka-Motor Dibakar

Sahrul Alim - detikSulsel
Selasa, 06 Okt 2026 11:35 WIB
Satu unit sepeda motor jenis trail dibakar massa saat tawuran di Makassar. Foto: Istimewa
Makassar -

Tawuran antarwarga pecah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dua orang terluka akibat terkena busur dan senjata tajam, sedangkan 1 unit sepeda motor Honda CRF dibakar dalam kejadian tersebut.

Perang kelompok terjadi Jalan AMD Borong Jambu, tepatnya depan Pasar Jongkok, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Senin (5/10) sekitar pukul 23.45 Wita. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan mendapati sepeda motor dalam kondisi terbakar.

"Dalam kejadian tersebut, dua orang menjadi korban," ujar Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'Longan dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).

Kedua korban yakni seorang pelajar MMI (17) mengalami luka akibat busur yang mengenai leher, paha, dan kaki serta luka sabetan senjata tajam di bagian punggung. MMI kemudian mendapat perawatan di RSUD Daya Makassar.

Sementara korban kedua, FAI (23), pengemudi ojek online (ojol) asal Kecamatan Manggala. FAI dirawat di RS Muhammadiyah akibat luka senjata tajam pada tangan kiri dan kaki kanan.

"Personel kemudian melakukan upaya pemadaman serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi," kata Semuel.

Penyisiran dilakukan personel gabungan bersama Unit Opsnal Polsek Manggala dari sekitar Jalan AMD Borong Jambu hingga kawasan Jalan Nipa-Nipa. Dalam penyisiran tersebut, polisi mengamankan sejumlah pemuda.

"Salah satunya MNK (15), pelajar asal Kecamatan Manggala, yang diamankan di Jalan Nipa-Nipa," katanya.

Dari tas MNK, lanjut Semuel, ditemukan 2 busur atau anak panah serta tiga pangka atau pelontar. Polisi juga mengamankan seorang pelajar berinisial MFK (16) yang berperan sebagai joki sepeda motor.

"MFK (16) seorang pelajar asal Kecamatan Manggala yang diketahui sebagai joki sepeda motor," katanya.

Semuel To'Longan menyebut keributan tersebut diduga dipicu dendam lama antar kelompok remaja di kawasan tersebut. Kedua kelompok bertikai yakni remaja dari Nipa-Nipa dan warga sekitar Pasar Jongkok.

"Untuk motif dan pihak-pihak yang terlibat masih kami lakukan pendalaman. Kami akan menindak tegas setiap pelaku yang terbukti terlibat dalam kejadian ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Semuel.

Sementara berdasarkan pemeriksaan saksi berinisial RAD, kata Semuel, telah membenarkan mereka sebelumnya mengonsumsi miras di sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya diantara mereka menggeber motor saat pergi membeli makanan.

"Saat kembali dan melintas di Jalan AMD Borong Jambu, RAD mengaku diadang sejumlah warga menggunakan bambu karena menggeber sepeda motor. Persoalan tersebut kemudian berkembang hingga terjadi keributan yang melibatkan sejumlah orang," katanya.



Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"

(ata/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork