Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pembangunan Stadion Sudiang Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus berjalan. Dody menargetkan stadion tersebut difungsionalkan pada 2028 mendatang.
"Tiap hari ngecek (progres pembangunan Stadion Sudiang), aman-aman. Bagus-bagus, progresnya bagus, semua masih on track," kata Dody usai meninjau Sekolah Rakyat di GOR Sudiang Makassar, Kamis (24/9/2026).
Dody menegaskan Pemprov Sulsel selalu berkoordinasi terkait pembangunan. Dia menargetkan Stadion Sudiang bisa digunakan pada 2028 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya (tahun 2028) sudah fungsional (Stadion Sudiang Makassar)," imbuh Dody.
Dody meyakini segala hambatan yang terjadi dalam pembangunan Stadion Sudiang bisa diselesaikan. Dia menuturkan, pembangunan ini juga untuk kepentingan rakyat.
"Insyaallah pasti diberesin. Kita mengerjakan sesuatu untuk rakyat," tutur Dody.
Dia melanjutkan pembangunan dilakukan secara bertahap. Dody meminta masyarakat tidak khawatir akan kelanjutan pembangunan Stadion Sudiang.
"Ada proses, pasti iya, ada proses macam-macam tapi pasti kita selesaikan, nggak mungkin nggak. Yakinlah," tegasnya.
Diketahui, Stadion Sudiang merupakan proyek kolaborasi. Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) mengakomodir anggaran pembangunan senilai Rp 674,9 miliar, sedangkan Pemprov Sulsel menyiapkan lahan seluas 15 hektare di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Dari puluhan hektare lahan itu, 7 hektare di antaranya untuk bangunan utama stadion dan sisanya fasilitas penunjang. Stadion Sudiang diposisikan bagian dari penguatan ekosistem kawasan olahraga terpadu di GOR Sudiang.
Stadion Sudiang dibangun melalui skema multiyears contract tahun 2025-2027. Proyek ini diawali penyelesaian tahapan perencanaan pada 2025. Sementara pembangunan fisik dimulai pada 2026 setelah PT Waskita Karya memenangkan tender konstruksi stadion.
"Dispora Sulsel terus memantau pembangunan stadion. Setiap saat kami memantau perkembangan dan kemajuan pembangunan, termasuk pekerjaan pada struktur tribun," kata Kepala Dispora Sulsel Suherman kepada wartawan, Jumat (14/8).
