Bos Geng Motor Culik Warga Makassar Ditangkap Saat Live TikTok

Bos Geng Motor Culik Warga Makassar Ditangkap Saat Live TikTok

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Rabu, 23 Sep 2026 16:46 WIB
Polisi menangkap Ketua Geng Motor Warser bernama Al Kaisar (19) dan empat anggotanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Polisi menangkap Ketua Geng Motor Warser bernama Al Kaisar (19) dan empat anggotanya di Makassar. Foto: Reinhard Soplantila/detikSulsel
Makassar -

Polisi menangkap Ketua Geng Motor Warser bernama Al Kaisar (19) dan empat anggotanya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka ditangkap saat sedang melakukan siarang langsung atau live TikTok.

"Diamankan sekitar lima orang, tapi untuk mendalami dulu peran masing-masing. Tapi salah satu di antara pelaku, perannya jelas yang merupakan ketua kelompok motor (Al Kaisar)," ujar Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).

Kelima orang itu diamankan saat live TikTok di sebuah rumah di Jalan Daeng Hayo, Kecamatan Manggala, Makassar pada Rabu (23/9). Mereka ditangkap oleh URC Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sangkala mengatakan salah satu aksi yang diduga dilakukan kelompok tersebut yakni menculik seorang warga lalu dianiaya. Korban ditikam menggunakan busur di bagian punggung dan juga dilukai menggunakan parang.

"Dia melakukan penganiayaan dengan cara menculik seseorang, kemudian menusuk korban dengan menggunakan senjata busur panah yang menancap ke bagian punggung. Kemudian ada di antara mereka yang melukai korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang, seperti itu," ungkap Sangkala.

ADVERTISEMENT

Polisi masih mendalami keterlibatan para pelaku di tiga tempat kejadian perkara (TKP) di Makassar. Sangkala menyebut pimpinan kelompok motor tersebut merupakan residivis kasus penganiayaan yang melibatkan geng motor.

"Untuk sementara masih didalami, sekitar tiga TKP. di mana pelaku yang merupakan kelompok atau pimpinan dari kelompok motor ini merupakan residivis geng motor," sebutnya.

"Jadi (Al Kaisar), sudah pernah menjalani hukuman yang sama dan masuk Lembaga Pemasyarakatan dengan kasus penganiayaan dengan melibatkan geng motor," sambungnya.

Sangkala menegaskan pihaknya masih mendalami motif aksi kelompok tersebut. Berdasarkan penyelidikan sementara, kelompok itu disebut memiliki kebiasaan konvoi pada malam hari sebelum melakukan penyerangan.

"Masih perlu pendalaman motif mereka. Yang jelas mereka punya kebiasaan di malam-malam tertentu, di jam-jam tertentu, konvoi kemudian melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang tidak tahu masalahnya apa," tegasnya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor yang digunakan para pelaku. Polisi juga mengamankan senjata tajam berupa busur.

"Barang bukti yang diamankan sepeda motor yang digunakan, kemudian senjata tajam berupa busur yang tertancap pada tubuh korban," sebut Sangkala.

Kelima pelaku kini masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.



(hsr/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads