Asap Mengepul Saat Alang-alang Terbakar di Area FT UNM Parangtambung

Asap Mengepul Saat Alang-alang Terbakar di Area FT UNM Parangtambung

Fadli Ilham - detikSulsel
Kamis, 27 Agu 2026 21:57 WIB
Asap mengepul saat kebakaran di area gedung FT UNM Parangtambung.
Foto: Asap mengepul saat kebakaran di area gedung FT UNM Parangtambung.
Makassar -

Kebakaran yang menghanguskan alang-alang terjadi di kawasan gedung Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM), Sulawesi Selatan (Sulsel). Kejadian ini sempat membuat warga sekitar kaget lantaran asap tebal yang membubung ke langit.

Peristiwa ini terjadi di dekat gedung kosong FT UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Raya, Kecamatan Tamalate, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 18.36 Wita. Damkarmat langsung turun ke lokasi memadamkan api.

"Tapi tidak terlalu lama. Tiba-tiba dipadamkan karena alang-alang, jadi warga kaget," ucap Kepala Damkarmat Makassar Fadly Wellang kepada detikSulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fadly menjelaskan, kebakaran itu terjadi di sebuah kebun kecil di sekitar bangunan tersebut. Menurutnya, pemilik kebun itu membakar alang-alang kering sehingga menyebar.

"Ternyata itu ada yang punya kebun di situ dekat bangunan, ada tanaman di situ tercampur alang-alang dia bakar. Kebun tanaman jadi mungkin sudah kering tercampur alang-alang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dia mengakui alang-alang kering yang terbakar tampak besar saat terbakar. Kendati begitu, Fadly memastikan tidak ada korban luka akibat kebakaran yang menghanguskan lahan seluas 15x20 meter.

"Ini bangunan kan mangkrak bangunan tidak berfungsi tidak aktif sekitar situ, alang-alang yang terbakar sudah kering jadi kelihatan tinggi," jelasnya.

Fadly memastikan tidak ada dampak signifikan selain kebun kecil di sekitar gedung mangkrak FT UNM. Gedung

"Hanya alang-alang saja yang terbakar. Jadi ini bangunan di tengah-tengah itu ada tanaman di situ," papar Fadly.

Api dengan cepat dipadamkan setelah sebanyak 7 armada diturunkan. Armada cukup banyak diterjunkan karena laporan yang diterima sebelumnya tidak utuh sehingga sempat membuat petugas kaget.

"Mobil tadi ada 7 mobil karena kaget kita pikir kampus apalagi hari ini jadwal demo jadi hari semua sudah siaga karena lihat isu-isu hari ini," pungkasnya.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads