Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), disorot setelah cucu anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe (TP) meninggal pascadilahirkan. Pelayanan RS dipertanyakan usai orang tua bayi mengaku sempat mengeluhkan gejala yang dialami anaknya tetapi tidak langsung ditindaki.
Bayi yang meninggal merupakan anak dari pasangan anggota DPRD Kota Parepare Muhammad Ilhamsyah Taufan dan istrinya, Nura Adiva Paradiba. Sementara Ilhamsyah merupakan putra dari Taufan Pawe.
"Iya, anaknya Pak Ilham (yang meninggal di RSIA Paramount Makassar)," ungkap kuasa hukum keluarga, Hasnan Hasbi kepada detikSulsel, Sabtu (22/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirangkum detikSulsel, berikut 8 hal tentang cucu Taufan Pawe meninggal di RSIA Paramount Makassar:
1. Bibir Bayi Mendadak Membiru
Bayi tersebut awalnya dilahirkan melalui persalinan caesar di RSIA Paramount Makassar, Senin (10/8). Cucu Taufan Pawe awalnya lahir dengan kondisi fisik sehat.
"Lahir tanggal 10 Agustus, terus dirawat sebagai pasien bayi pada umumnya, sampai pada waktu kepulangan," ucap Hasnan.
Selang tiga hari, pihak RS memberikan persetujuan pulang kepada bayi dan orang tuanya. Namun bayi tersebut mendadak mengalami perubahan pada fisiknya.
"Bagian bibir (bayi) membiru. Artinya adalah perubahan fisik, ada semua gambar visualnya dari anak itu lahir, hari kedua, hari ketiga," bebernya.
2. Bayi Meninggal Usai 3 Hari Dilahirkan
Orang tua bayi sempat menyampaikan keluhan atas perubahan fisik anaknya. Kendati begitu, pihak RS dianggap tidak memberikan tindakan yang signifikan.
"Ada perubahan fisik yang menurun dari bayi tersebut, tetapi tidak ada tindak lanjut," beber Hasnan.
Gejala yang dialami bayi membuatnya meninggal dunia di RSIA Paramount Makassar, Kamis (13/8). Bayi meninggal sebelum dipulangkan orang tuanya dari rumah sakit.
"Hari ketiga setelah lahir (meninggal dunia), kalau tidak salah 13 Agustus, waktu sudah ada persetujuan untuk dipulangkan," beber Hasnan.
3. Keluarga Bayi Soroti Pelayanan Rumah Sakit
Hasnan menyayangkan pelayanan pihak rumah sakit. Dia mengaku, bayi itu tidak langsung mendapatkan khusus baik dirawat di inkubator maupun Intensive Care Unit (ICU).
"Tidak ada penanganan khusus. Itu kan kalau seperti itu ada kelainan, ada gejala kelainan (seharusnya ada penanganan khusus). Nah, ini ndak ada," tuturnya
Hasnan menilai kematian bayi ini tidak terjadi secara mendadak. Menurutnya, ada proses penanganan yang tidak berjalan normal di RS setelah bayi lahir.
"Intinya anak ini lahir dalam keadaan sehat, ya. Sampai kepada proses yang berjalan ini, kita indikasi ada suatu proses yang abnormal," ucap Hasnan.
4. Taufan Pawe Datangi RS Minta Klarifikasi
Situasi itu membuat Taufan Pawe bersama tim hukum mendatangi langsung RSIA Paramount Makassar, Minggu (16/8). Taufan Pawe (TP) datang meminta klarifikasi RS terkait kematian cucunya.
"Iya, beliau (Taufan Pawe) yang datang sendiri bersama saya dengan tim hukum yang lain," papar Hasnan.
Pihak RS saat itu baru mengetahui bahwa bayi yang meninggal merupakan cucu TP. Saat itu pula direktur rumah sakit dinilai baru bergerak cepat untuk menindaklanjuti kasus kematian bayi ini.
"Setelah kita komunikasi, beliau (direktur RS) sempatkan hadir di Rumah Sakit Paramount beserta dengan dokter-dokter yang menangani anak tersebut, termasuk kepala pelayanan keperawatan," jelasnya.
5. Keluarga Pertimbangkan Langkah Hukum
Saat pertemuan itu, direksi RSIA Paramount mengaku akan melakukan audit medik internal menindaklanjuti kejadian ini. Pihak keluarga juga sudah bersurat agar RS memberikan klarifikasi terkait rekam medis bayi.
"Makanya saya menghormati proses yang sedang berjalan di internal (RSIA) Paramount dengan melibatkan Ikatan Dokter Anak Indonesia maupun IDI Kota Makassar. Kita lihatlah nanti hasilnya seperti apa," ucap Hasnan.
Hasnan mengaku hasil audit rencananya akan disampaikan pekan depan. Jika nantinya pihak RS terbukti melakukan kelalaian, keluarga Taufan Pawe akan mempertimbangkan membawa kasus ini ke proses hukum.
"Kalau memang di situ ada kelalaian dalam pelayanan medis maupun standar profesi yang tidak dijalankan dengan sesuai dengan sumpah profesinya, ya pasti akan kita pertimbangkan untuk melakukan langkah-langkah hukum lebih lanjut," tegasnya.
6. DPRD Makassar Minta Dugaan Kelalaian Diusut
Kasus kematian cucu Taufan Pawe membuat Komisi D DPRD Makassar turut melakukan inspeksi mendadak ke RSIA Paramount Makassar, Kamis (20/8). Di hadapan legislator, pihak RS beralasan sudah menjalankan pelayanan sesuai prosedur.
"Tetapi kami belum puas dan kami mau memastikan bahwa ini memang sudah sesuai aturan dengan catatan bahwa kami meminta kepada Dinas Kesehatan Makassar untuk melakukan audit internal terkait kejadian ini," kata Ketua Komisi D DPRD Makassar Ari Ashari Ilham kepada detikSulsel, Sabtu (22/8).
Ari pun mendesak Dinas Kesehatan Makassar turut melakukan audit internal secara menyeluruh terkait dugaan kelalaian RSIA Paramount. Dia berharap kasus ini mendapat atensi serius lantaran kejadian ini dianggap sudah kejadian berulang di RS.
"Kalau memang terjadi kelalaian, tentunya kami akan merapatkan kembali dan mempertimbangkan apa langkah-langkah yang harus ditetapkan untuk Rumah Sakit Paramount. Mengingat ini kan bukan kejadian pertama, tapi hampir setiap tahunnya pasti ada kejadian," jelasnya.
Komisi D DPRD Makassar melakukan sidak ke RSIA Paramount Makassar usai cucu Taufan Pawe meninggal pascadilahirkan. (dok. istimewa) |
7. Temuan Bercak Darah hingga Bayi Kejang
Ari mengaku pihaknya sudah menghimpun informasi terkait kematian bayi tersebut. Dari keterangan yang diperoleh, orang tua bayi sudah melapor sebelumnya atas kondisi anaknya yang tiba-tiba menurun.
"Orang tua pasien itu melaporkan bahwa ada bercak darah di dalam selimutnya bayi. Nah, tetapi pihak dari rumah sakit itu bukannya melakukan tindakan atau pengecekan, tetapi susternya itu hanya mengatakan bahwa biasa ji itu seperti itu," terangnya.
Perawat RS saat itu disebut hanya merekomendasikan agar sang bayi diberi ASI atau susu formula. Sang bayi ternyata sempat kejang-kejang yang membuat perawat rumah sakit kelabakan.
"Tidak lama dari situ, anaknya tersebut itu kejang-kejang kemudian bibirnya membiru. Nah, setelah itu baru pihak rumah sakit itu kalang kabut untuk melakukan perawatan terkait bayi tersebut," papar Ari.
8. RS Paramount Lakukan Investigasi Internal
RSIA Paramount Makassar pun melakukan investigasi internal terkait kematian cucu Taufan Pawe. Pihak RS belum menjelaskan lebih jauh sorotan pelayanan sampai pemeriksaan rampung.
"Sementara ini kami sudah berkoordinasi dengan organisasi profesi yang terkait untuk membantu investigasi kami. Itu saja yang bisa kami sampaikan," kata Humas RSIA Paramount Makassar Vhian kepada detikSulsel, Minggu (23/8).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar Nursaidah Sirajuddin menunggu hasil investigasi RSIA Paramount. Hasil pemeriksaan menjadi dasar dinkes untuk mengambil langkah selanjutnya.
"Iye (sementara investigasi). RS ji dulu hasilnya dikirimkan ke kami," ujar Nursaidah yang dikonfirmasi terpisah.
Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"
[Gambas:Video 20detik] (sar/sar)

