Pemobil-Jukir di Veteran Makassar Dipolisikan Dishub gegera Rusak Gembok

Pemobil-Jukir di Veteran Makassar Dipolisikan Dishub gegera Rusak Gembok

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 12 Agu 2026 17:48 WIB
Pemobil dan jukir membongkar paksa gembok saat mobil ditindaki karena parkir bahu jalan di Jalan Veteran, Makassar.
Pemobil dan jukir membongkar paksa gembok saat mobil ditindaki karena parkir bahu jalan di Jalan Veteran, Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Gembok milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dirusak di salah satu mobil yang ditertibkan petugas karena parkir di bahu jalan. Dishub langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkan pemilik mobil hingga juru parkir (jukir) di lokasi ke polisi.

"Inilah kita lakukan penggembokan sehingga terjadi pengrusakan gembok di Jalan Veteran, tepatnya di depan Pasar Maricaya, makanya kami langsung laporkan ke pihak Polsek Makassar," ujar Kepala Bidang Terminal, Perparkiran, Audit, dan Inspeksi (TPAI) Dishub Kota Makassar, Irwan Sampeang kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Irwan menyampaikan, aksi pengrusakan itu menghambat pekerjaan petugas di lapangan. Sebab, dengan adanya aksi itu, fokus petugas menjadi tertuju pada kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena tadinya kita konsen penertiban, akhirnya terpecah. Tadi sempat adu argumen di lokasi, tapi saya bilang tidak usah. Silakan pertanggungjawabkan karena telah melakukan pengrusakan terhadap barang milik negara," tegas Irwan.

Irwan mengungkapkan, aksi pengrusakan itu dilakukan secara bersama-sama. Pemilik mobil hingga juru parkir di lokasi turut terlibat. Laporan ke polisi ditegaskannya sebagai efek jera bagi pelaku.

ADVERTISEMENT

"Pengrusakan itu dilakukan secara bersama. Baik pemilik kendaraan maupun jukir yang ada di situ. Makanya kita perlu beri efek jera kepada pihak-pihak yang menghambat kerja petugas di lapangan," ujarnya.

"(Pelakunya) Orang di pasar situ, dia tukang parkir liar. Sekarang sudah diamankan di kantor polisi, pemilik mobil juga sudah dimintai keterangan sama polisi," imbuhnya.

Diketahui, penertiban berlangsung mulai dari bundaran Jalan Veteran Selatan hingga persimpangan Jalan Bandang, Kecamatan Makassar, Rabu (12/8) sore. Dalam penertiban ini, petugas mendapati banyak kendaraan yang parkir sembarangan.

"Ini tadi baru saja kita lakukan penertiban di sepanjang Jalan Veteran. Dan hasilnya ternyata masih banyak masyarakat yang suka parkir di bahu jalan sehingga langsung diberikan tindakan penggembokan," ujar Irwan.

Irwan menegaskan penindakan dilakukan sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat yang kerap menggunakan bahu jalan untuk parkir. Sementara, hal tersebut biasanya kerap menimbulkan kemacetan.

"Karakter masyarakat kita harus ditindaki baru mau tertib. Makanya kita rutin melakukan penertiban ini supaya masyarakat juga bisa belajar dan mengetahui bahwa bahu jalan tidak boleh dipakai untuk parkir," terangnya.

Pada penertiban ini, terdapat sejumlah pengendara yang protes. Namun pihaknya tetap melakukan penindakan sebagai efek jera dan pemilik kendaraan wajib menerima sanksi penilangan.

"Ada juga yang protes. Tapi ini harus ada efek jera juga. Makanya itu langsung kita gembok dan tahan mobilnya untuk selanjutnya ditilang oleh pihak kepolisian," bebernya.



(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads