Sejumlah pengendara motor berjatuhan imbas tumpahan gula pasir dan pupuk di Jalan Nusantara, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Satu unit mobil damkar telah dikerahkan melakukan penyemprotan di lokasi tersebut.
Insiden itu terjadi di depan kantor Pelindo, Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, Makassar, Rabu (12/8/2026) pagi. Yasmin (48) salah satu warga setempat membenarkan kejadian tersebut dan menyaksikan langsung petugas melakukan penyemprotan air ke jalanan.
"Saya datang tadi jam 8 sudah ada penyemprotan, mobil pemadam sudah ada di jalan depan masuk Pelindo dan depan pos polisi juga masih semprot," ujar Yasmin kepada detikSulsel di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan akibat tumpahan gula pasir dan pupuk itu mengakibatkan jalan menjadi licin. Bahkan sejumlah pemotor dengan penumpangnya terjatuh di area tersebut.
"Karena saya dapat informasi dari teman mulai dari subuh sudah banyak yang jatuh di perempatan. Ada anak Maxim dia sempat jatuh karena dia mau putar balik dari arah sebelah, dia bawa penumpang pas di perempat jatuh sama penumpangnya, karena mau diantar di pelabuhan," ucapnya.
Menurutnya, ada lebih dari lima pemotor yang mengalami kecelakaan ringan. Tak hanya pemotor, ia mengatakan satu mobil ikut terseret saat hendak memasuki area pelabuhan.
"Tapi sebelum dia sudah ada yang jatuh, lebih dari 5 itu rata-rata motor. Mobil itu ada yang mau masuk di depan pintu ini Pelindo jadi sempat terseret karena mungkin rem tiba-tiba. Jalanan licin karena cerita di sini tadi itu katanya tutupan pupuk yang bundar itu jatuh, yang butirannya itu pupuk warna cokelat," jelasnya.
Yasmin menilai tumpahan gula pasir dan pupuk berasal dari mobil truk yang baru keluar dari area pelabuhan. Ia mengatakan aktivitas truk biasanya mengambil muatan di saat malam hari untuk dibawakan ke perusahaan.
"Dari mobil truk pintu belakangnya kan nda rapat betul. Langsung dari kapal dia keluar dari pintu tiga kontainer. Nda di karung, kalau di karung nda mungkin jatuh begitu," kata dia.
Saat berada di lokasi, Yasmin melihat petugas dari Damkar sekitar 6 orang telah berada di area Pelindo. Mereka dibantu oleh pihak kepolisian, karyawan Pelindo, hingga warga.
Upaya penanganan dengan menyemprot air di sepanjang jalan akibat tumpahan gula pasir dan pupuk berlangsung hingga pukul 10.00 Wita. Hingga saat ini aktivitas pengendara di area Jalan Nusantara sudah berjalan normal.
"Mungkin sampai jam 10 selesai penyemprotan. Lumayan panjang karena ini dari perempatan ujungnya jalan bandang sampai ujungnya jalan tentara pelajar," tuturnya.
