Parkiran di depan Mal Phinisi Point (Pipo), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuai sorotan saat ada event atau acara musik karena kerap menimbulkan kemacetan. Perumda (PD) Parkir Makassar Raya mengklaim kemacetan kerap terjadi karena masih banyak warga memilih parkir di badan jalan agar lebih praktis.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA) mengaku sudah menyiapkan kantong parkir resmi yang tidak mengganggu akses lalu lintas. Hanya saja, parkir di badan jalan tetap dianggap lebih praktis oleh banyak orang.
"Faktanya, area parkir sudah disiapkan. Namun sebagian masyarakat lebih memilih parkir di lokasi yang dianggap lebih praktis karena setelah acara selesai mereka bisa langsung keluar tanpa harus berjalan menuju kantong parkir resmi," ujar ARA saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan keberhasilan penataan parkir dalam penyelenggaraan event tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun penyelenggara. Akan tetapi, diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
"Kalau masyarakat tidak ikut mendukung dengan memanfaatkan area parkir yang sudah disediakan, maka persoalan kemacetan dan parkir semrawut akan terus berulang setiap ada event besar di Kota Makassar," jelasnya.
ARA pun berharap Dinas Pariwisata Makassar maupun instansi yang berwenang tidak asal mengeluarkan izin penyelenggaraan event. Dirinya menegaskan agar rekomendasi teknis dari Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan Perumda Parkir Makassar mengenai kesiapan kantong-kantong parkir dipastikan terlebih dahulu.
"Rekomendasi teknis sangat penting agar lokasi parkir yang akan digunakan benar-benar siap dan mampu menampung kendaraan pengunjung. Selama ini kendala utama dalam setiap event adalah keterbatasan ruang parkir yang memadai," tegasnya.
Diketahui kondisi itu sempat viral di media sosial karena sejumlah kendaraan roda dua tampak parkir memenuhi badan jalan dan trotoar. Salah satu pengendara yang merekam kejadian tersebut sempat memperlihatkan sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian yang berjaga di sejumlah titik.
Salah seorang pengunjung, Ayu mengatakan saat acara berlangsung banyak kendaraan yang enggan memarkir motornya di area dalam mal. Padahal, kata dia, tempat parkir masih tersedia di dalam.
"Sejak masuk sudah banyak memang motor diparkir di luar. Saya sempat hubungi teman yang lebih dulu ke lokasi, katanya tempat parkir masih tersedia jadi masuk ka' bawa motor ke dalam," kata Ayu kepada detikSulsel.
Dia mengatakan ada lonjakan pengunjung saat konser di Mal Pipo. Menurutnya, kendaraan yang parkir secara serampangan dan tidak di area yang sudah tersedia telah mengakibatkan kemacetan.
"Parkiran di depan ada yang di bahu jalan, trotoar juga, itu yang bikin macet. Memang banyak yang datang tapi kan sudah ada tempat parkir di dalam," ucapnya.
