Kebakaran rumah di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menewaskan dua wanita yang ditemukan dalam kondisi berpelukan diduga akibat api dari lilin. Rumah tersebut juga dijadikan indekos dan salon.
"Dugaan sementara itu adanya kebakaran karena lilin dinyalakan, tetapi itu dugaan sementara masih kita dalami," ujar Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).
Polisi telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tri mengatakan bangunan yang terbakar merupakan indekos yang sekaligus digunakan sebagai salon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indekos ini sekaligus salon (yang terbakar), kami bersama Bhabinkamtibmas kami mendata pemilik kosnya," katanya.
Tri mengungkapkan ada dua orang perempuan ditemukan tewas dalam insiden tersebut dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara. Selain itu, ada satu korban yang belum sadarkan diri.
"Sementara dua orang (meninggal dunia). Itu masih ada pingsan belum kita amankan masih belum sadar," beber Tri.
Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Pemilik indekos juga telah dimintai keterangan.
"Kita dalami dulu melakukan penyelidikan penyebabnya, kita cari saksi yang ada di TKP," sebut Tri.
Diketahui, peristiwa itu di Jalan Tanjung Alang, Kecamatan Mamajang, Makassar pada Kamis (23/7) sekitar pukul 18.58 Wita. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) tiba di lokasi sekitar 10 menit setelah laporan diterima.
"Objek terbakar itu rumah warga tapi terbuat dari semi permanen. Ya jadi banyak papan rumah panggung maka pada saat terjadi kebakaran juga angin cukup bertiup kencang sehingga sangat cepat ini prosesnya," kata Kepala Damkarmat Makassar Hasan Fawel kepada wartawan, Kamis (23/7).
Dalam proses pemadaman, petugas menemukan dua korban meninggal dunia. Keduanya merupakan perempuan yang diduga penghuni rumah tersebut.
"Korban ditemukan ada dua orang, ada seorang nenek dan mungkin salah satu anggota keluarga. Di posisi ditemukan di dalam kamar mandi dalam kondisi berpelukan," bebernya.
