Viral di media sosial dua pemuda diduga geng motor dan hendak melakukan penyerangan dikeroyok warga di Tinumbu, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi yang turun tangan mengungkap kedua pemuda berinisial MYY (21) dan AMMR (17) datang ke lokasi dengan niat menyelesaikan masalah dengan seseorang.
"Personel Polsek Bontoala tiba di lokasi dan mengamankan situasi. Selanjutnya dua pemuda yang diamankan dibawa ke Polsek Bontoala untuk proses lebih lanjut," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin kepada wartawan, Selasa (22/7/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Tinumbu Lorong 132 A, Kecamatan Bontoala, pada Selasa (21/7) sekitar pukul 23.00 Wita. Kepada polisi, MYY mengaku datang dari Kabupaten Gowa bersama dua rekannya menggunakan sepeda motor untuk menemui seorang pemuda bernama Irwan di Jalan Tinumbu untuk menyelesaikan masalah yang telah berlangsung sekitar satu bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Permasalahan tersebut bermula saat MYY bersama rekannya nongkrong di kawasan Pantai Biru dan kemudian berpapasan dengan Irwan di sekitar Pantai Akkarena, Jalan Metro Tanjung Bunga. Saat itu rekannya disebut sempat melontarkan ucapan yang membuat Irwan tersinggung," kata Wahiduddin.
Beberapa waktu kemudian, seorang teman kedua pemuda tersebut bernama Azizul menjadi perantara dan meminta mereka datang untuk meminta maaf kepada Irwan. Pertemuan kemudian dijadwalkan di Jalan Tinumbu, namun berujung penganiayaan.
"Setelah melakukan pembicaraan dan sempat meminta maaf, Irwan diduga mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan berusaha menyerang salah satu rekannya. Tidak lama kemudian datang sekelompok pemuda yang diduga teman Irwan dan langsung melakukan penganiayaan," Jelas Wahiduddin.
Sementara menurut AMMR, dia mengakui datang ke lokasi tersebut untuk menyelesaikan persoalan pribadi. Namun situasi berubah setelah rekan-rekan Irwan tiba di lokasi dan memprovokasi warga lainnya.
"Massa yang berkumpul kemudian terprovokasi setelah ada teriakan yang menyebut mereka sebagai geng motor. Akibatnya korban langsung dianiaya secara bersama-sama," ungkap Wahiduddin.
Beruntung, kedua pemuda tersebut berhasil diselamatkan warga sebelum situasi semakin memanas. Akibat kejadian itu, kedua orang tersebut sempat mengalami luka.
"MYY mengalami luka bengkak dan memar pada bagian wajah. Sementara AMMR mengalami luka memar di wajah serta luka gores pada bagian perut sebelah kiri," beber Wahiduddin.
