Aksi pencurian sepeda motor di sebuah rumah kos terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban memarkir motornya dalam kondisi tidak terkunci setang karena berniat keluar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.
"Motor hilang kejadian waktu tengah malam. Sudah di dalam terbangun saya siap-siap nonton Piala Dunia. Saya mandi keluar sudah hilang motornya," ujar korban, Khairil Akbar kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).
Pencurian terjadi di rumah kosnya, Jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (10/7) dini hari. Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sempat mengamati situasi di sekitar rumah kos sebelum beraksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan CCTV, pelaku intai intip-intip di dalam kos lantaran masih ramai. Mungkin merasa sudah aman langsung dorong motor," katanya.
Khairil mengakui sepeda motornya tidak dalam kondisi terkunci setang. Hal ini karena dia berencana untuk kembali pergi untuk nobar Piala Dunia.
Sementara itu, pihak Polsek Panakkukang mengaku telah mendapatkan laporan dari korban dan masih menyelidiki kasus ini. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 22 juta.
"Kerugian korban itu sekitar Rp 22 juta. Korban sudah melapor ke Polsek Panakkukang dan kasusnya masih dalam penyelidikan anggota di lapangan," terang Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mugni.
Dalam rekaman CCTV yang tersebar dan viral di media sosial, pelaku yang menggunakan jaket awal berpura-pura memerhatikan motor korban yang terparkir di halaman indekos. Pelaku kemudian mendekati motor korban, lalu berpura-pura seperti sedang memperbaiki kendaraan itu.
Tidak lama berselang, pelaku langsung mendorong motor yang tidak terkunci setang itu pergi. Di video lainnya, pelaku terlihat telah menaiki motor curiannya dan didorong oleh rekannya dengan motor lain.
