Wanita Muda di BTP Makassar Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kos

Wanita Muda di BTP Makassar Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kos

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Jumat, 10 Jul 2026 12:37 WIB
Jenazah wanita muda ditemukan tewas tergantung di BTP Makassar dibawa ke Biddokkes Polda Sulsel.
Jenazah wanita muda ditemukan tewas tergantung di BTP Makassar dibawa ke Biddokkes Polda Sulsel. Foto: (Reindhard Soplantila/detikSulsel)
Makassar -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang wanita muda berinisial AATPA (23) ditemukan tewas di kamar kosnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban meninggal dunia dalam kondisi diduga gantung diri.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Bontoramba, sekitar Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Kamis (9/7) malam. Korban awalnya ditemukan anak pemilik kos bernama Putri yang curiga pintu kamarnya terbuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Awalnya saksi anak pemilik kos menemukan kamar kos korban dalam keadaan terbuka. Saksi mengecek kamar korban namun tidak melihat korban berada di dalam kamarnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Ismail kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

Ismail mengatakan, kecurigaan muncul setelah anak pemilik kos itu berusaha menelepon ponsel korban namun tidak dijawab. Lalu Putri meminta tolong adiknya untuk mencari korban, hingga akhirnya mereka menemukannya sudah dalam kondisi tewas tergantung di tiang balkon.

ADVERTISEMENT

"Korban meninggal dunia dalam posisi tergantung di tiang kanopi yang berada di balkon gedung kos," katanya.

Setelah kejadian ini, jenazah korban kemudian dibawa ke Biddokkes Polda Sulsel. Polisi akan melakukan pemeriksaan lanjut termasuk autopsi setelah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarganya.

"Jenazah korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," sebut Ismail.



(asm/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads