Buka Jalan untuk Ambulans, Driver Ojol di Makassar Dianiaya Pengantar Jenazah

Buka Jalan untuk Ambulans, Driver Ojol di Makassar Dianiaya Pengantar Jenazah

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Selasa, 07 Jul 2026 18:46 WIB
Driver ojol (jaket oranye) dianiaya pengantar jenazah di Makassar.
Driver ojol (jaket oranye) dianiaya pengantar jenazah di Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Seorang driver ojek online (ojol) berinisial LAK (18) menjadi korban penganiayaan oleh rombongan pengantar jenazah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban dianiaya usai membantu membukakan jalan untuk ambulans yang hendak menuju rumah sakit.

"Benar, telah terjadi dugaan penganiayaan terhadap seorang kurir makanan online oleh rombongan pengantar jenazah yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Pintu 2 Unhas. Saat ini masih dalam penyelidikan," ujar Kapolsek Tamalanrea, Kompol Mustari Alam kepada wartawan, pada Selasa (7/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan Pintu 2 Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada Senin (6/7) sekitar pukul 16.30 Wita. Polisi telah menerima laporan dan kini menyelidiki kasus tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustari menjelaskan korban saat itu mengendarai sepeda motor dari Jalan Urip Sumoharjo menuju Jalan Perintis Kemerdekaan untuk mengantar pesanan pelanggan. Di tengah perjalanan, korban membantu membuka jalan untuk ambulans yang membawa pasien menuju Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo.

Setibanya di sekitar Pintu 1 Unhas, Mustari menyebut korban mendapati rombongan pengantar jenazah melintas di depannya menuju arah Daya. Korban lantas meminta jalan kepada rombongan pengantar jenazah karena sedang membuka jalan untuk ambulans.

ADVERTISEMENT

"Salah satu pengendara dari pengantar jenazah itu tidak terima. Pelaku kemudian menendang motor korban," tutur Mustari.

Korban kemudian sempat bertemu lagi dengan pelaku di sekitar depan Pintu 2 Unhas. Saat itu korban menepikan motornya untuk mencari pengendara yang menendang kendaraannya, namun berujung pada pemukulan ke arah bibirnya.

"Pelaku dengan mengendarai sepeda motor matic berwarna merah datang dan langsung memukul mulut korban sebanyak 1 kali. Akibat pukulan itu gigi depan bagian atas mengalami luka dan bergeser ke dalam," ungkap Mustari.

Polisi kini masih memburu pelaku dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi. Polisi juga masih menyelidiki kejadian ini.

"Untuk peristiwa tersebut masih kami selidiki," pungkas Mustari.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads