Seorang pria yang bekerja sebagai buruh bernama Irwansyah dilarikan ke rumah sakit (RS) setelah tangannya terjepit mesin penggiling daging di Makassar, Sulawesi Selatan. Korban ternyata membutuhkan penanganan khusus sehingga dokter RS meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar.
Tangan Irwansyah awalnya terjepit mesin giling di tempat kerjanya di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Rabu (24/6). Korban saat itu secara tidak sengaja mengaktifkan mesin penggiling daging saat melakukan pembersihan.
"Korban selesai melakukan pekerjaan penggilingan daging dan sedang membersihkan mesin. Berdasarkan informasi yang kami terima, tombol on-off mesin diduga tidak sengaja tersenggol sehingga mesin kembali menyala," ujar Kasi Penyelamatan Damkarmat Makassar Febrinaldi Sikumbang kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tangan korban yang berada di dekat alat langsung tersangkut pada bagian mesin. Beruntung rekan korban segera mematikan mesin sehingga tangan korban tidak masuk lebih dalam ke dalam alat penggiling tersebut.
"Mesin langsung dimatikan, tetapi saat itu tangannya sudah tersangkut. Alhamdulillah yang terkena hanya ujung dua jari dan tidak sampai masuk lebih dalam," kata Febrinaldi.
Petugas Damkarmat yang menerima laporan lantas mengevakuasi korban ke RSUD Labuang Baji Makassar. Belakangan, tim medis ternyata membutuhkan bantuan dari petugas Damkarmat untuk turut serta melakukan penanganan medis di ruang operasi.
"Kami melakukan pemotongan pada bagian besi yang menjepit menggunakan gerinda dan alat hidrolik lukas. Setelah besinya terbelah, bagian yang menjepit jari korban dapat dibuka secara perlahan," jelas Febrinaldi.
Petugas membutuhkan waktu kurang lebih selama 20 menit untuk melakukan pemotongan besi itu. Penanganan ini dilakukan dengan cara memotong besi dengan menggunakan mata gerinda yang cukup besar.
"Jadi kami pakai alat itu untuk membelah besi yang di atas dulu sama yang dibawa nanti baru pakai hidrolik lukas untuk dipakai untuk membuka yang sudah kami potong," pungkasnya.
